BI Jatim : Jelang Nataru 2022 Waspadai Tekanan Harga

0
47
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Budi Hanoto

KABARHIT, SURABAYA – Menjelang perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) 2022, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Timur diharapkan terus merapatkan barisan karena diperkirakan ada tekanan-tekanan harga ke bawah yang perlu  diwaspadai.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Timur, Budi Hanoto, saat menjadi pembicara Rakor TPID Tahun 2021 Jatim, mengatakan intinya dari posisi Bank Indonesia untuk menahan tekanan Nataru 2022 memang perlu melaksanakan program-program yang terkait dengan 4 K. Yaitu, pertama keterjangkauan harga dari macam-macam komoditas. Kedua, dimana Dinas Perhubungan dan Kepolisian (Polda) Jatim bisa memastikan keamanan kelancaran distribusi.

Ketiga, ketersediaan pasokan dan tidak ada penimbunan semuanya lancar dan aman. Keempat, diperlukan Komunikasi dan publikasi yang menjadi bagian dari peran Kominfo.

“Khusus turunnya harga komoditas telur dan langkah-langkahnya sudah disampaikan oleh Dinas Peternakan. Penurunan harga telur diakibatkan karena PPKM, sehingga permintaan telur mengalami penurunan,” terang Budi Hanoto saat menjadi pembicara Rakor TPID Tahun 2021 Jatim secara daring, Kamis (14/10/2021).

Sebagai informasi, harga telur yang semakin turun telah membuat para peternak menjadi kalang kabut. Turunnya harga telur terjadi pada minggu keempat September 2021 dan berlanjut hingga awal Oktober 2021. Berdasarkan data siskaperbapo Disperindag Jatim harga telur ayam ras di Jatim rata-rata Rp 18.000/kg

Menurut Budi langkah-langkah yang harus diambil untuk menstabilkan harga telur dengan mempercepat penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) oleh Dinas Sosial dengan proporsi telur diperbesar. Gerakan kampanye menyerap telur melalui Bansos akan lebih terasa dan menstabilkan harga telur.

Selain dari itu UPT ataupun BUMD bisa membeli telur, itu bisa mengangkat harga telur sehingga tidak terjerembab lebih dalam lagi.

Selanjutnya, langkah-langkah bagaimana TPID Jawa Timur nantinya bisa membawa hasil yang terbaik di ajang TPID Award 2022. Bank Indonesia Jatim akan terus meningkatkan sinergi  dengan OPD tentunya terkait dengan beberapa hal,  salah satunya data harus lebih akurat penyampaian.

And

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here