DPRD Surabaya Akan Awasi Pengusaha Hotel Buang Limbah Sembarangan

0
81

KABARHIT, SURABAYA – Setelah di sidak oleh Komisi C DPRD Kota Surabaya beberapa hari yang lalu dan ditemukannya Limbah B3 yang di buang tidak pada tempatnya.

Maka Hari ini, ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya memanggil Para Pihak Hotel untuk dimintai keterangannya terkait di buangnya limbah Hotel di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di jalan kayon, Senen, 20 September 2021

Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya Baktiono Menyarankan setiap pasar dan restoran maupun hotel, mereka diharuskan untuk menyediakan IPAL ( Instalasi Pengelolaan Air dan Limbah).

“Itu pun, harus dipilah pilah baik sampah kering maupun sampah basah juga limbah B3 nya, dan ini sudah diatur juga didalam mekanisme dan harus di buang kemana limbah tersebut,” terang Baktiono

Lanjut Baktiono, rata rata hotel di Surabaya sudah mempunyai IPAL semua, tetapi ada beberapa hotel yang belum menyelesaikan IPALnya, karena perlu pembangunan tempat dan pembuanganya , itu pun harus juga dikawal serta di bina oleh dinas lingkungan hidup kota Surabaya.

” Dinas lingkungan hidup harus terus menerus mengawal itu juga, terus menerus memberikan peringatan dan tidak boleh berhenti, karena kota ini juga harus kita jaga,” ucap ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Baktiono

Rata rata dari pihak hotel yang kita undang dalam hearing ini, mereka itu di kerjasamakan dengan pihak ketiga, mereka rata rata tidak paham dibuang ke mana limbah tersebut.

“Seharusnya, mereka paham dibuang oleh pihak ketiga dibuang ke TPA tapi pihak ketiga ternyata membuang Ke TPS, terkait evaluasi kontrak, Baktiono Menyarankan untuk berunding secara internal dengan pihak ketiga.” terang dia

Hendaknya MoU dengan pihak ketiga itu juga harus di pertegas kembali, juga ada klausul yang melarang untuk membuang tidak pada di tempatnya.

“ketua Komisi C Baktiono, meminta kepada Asisten II Pemerintah Kota Surabaya untuk mengumpulkan Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) yang ada di kota Surabaya bersama juga langsung dari pihak hotel itu sendiri untuk bisa sosialisasi terkait masalah limbah dan permasanlahan lainya,” pinta Baktiono

Agar kota Surabaya tetap dijaga keindahan dan kebersihannya yang sudah dilakukan oleh Walikota Surabaya,” imbuhnya.

Saat ini, kami memberikan solusi ini kepada Pihak hotel untuk menyelesaikan sendiri permasalahan ini, kami hanya bertugas mengawasi roda pemerintahan kota, terutama masalah limbah.

“Kalau masih ada, kami akan menugaskan satuan polisi Pamong Praja untuk turut mengawasi dan menjaga di setiap TPS, terutama TPS yang rawan untuk di buangi limbah terutama di tengah kota dan jamnya sudah jelas jam 10 malam di buangnya limbah,” ujarnya.

Kalau masih ada yang melanggar, kita yang beri sangsi itu nantinya dari pihak hotel itu sendiri, kami tidak berurusan dengan pihak ketiga.” tutup Baktiono.

and

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here