Kereta Api Turangga dan Kertajaya Mulai Beroperasi

0
Kereta Api
Ilustrasi

KABARHIT, SURABAYA – PT KAI Daop 8 Surabaya  kembali menginformasikan bahwa Daop 8 Surabaya Mulai mengoperasikan Dua perjalanan kereta api cepat jarak jauh dari Surabaya – Bandung menuju Gambir dengan mengunakan KA Turangga dan KA kertajaya  tetapi hanya beroperasi  Jumat sampai Minggu saja

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Suprapto mengungkapkan, Terhitung mulai 3 juli 2020 Pihak KAI Daop 8 Surabaya kembali mengoperasikan dua perjalan kereta api cepat jarak jauh dari Surabaya menuju ke arah Jakarta.

Pertama KA Turangga relasi dari Surabaya Gubeng – bandung dan berakhir di stasiun gambir dengan melalui jalur selatan.” ujar Suprapto

Sedangkan kedua KA Kertajaya relasi dari Surabaya Pasar Turi – Semarang – Cirebon dan berakhir di Stasiun Senen dengan menggunakan jalur utara.

kedua kereta api tersebut hanya beroperasi pada awal bulan juli 2020 dari hari Jumat sampai pada hari minggu. ” ujar Suprapto

KA Turangga  relasi dari Surabaya Gubeng – Bandung – Gambir PP yang melalui jalur selatan berangkat dari Stasiun Gubeng pukul 16.30 WIB.

Tiba di stasiun Bandung 05.20 selanjutnya berangkat dari Stasiun Bandung ke arah Jakarta pukul 06.05 wib, tiba di Stasiun Gambir Jakarta Pukul 09.19 WIB.

Sedangkan, KA Kertajaya relasi dari Pasar Turi Surabaya tujuan Pasar Senen dengan menggunakan jalur utara berangkat dari Stasiun Pasar Turi 21.05 wib, tiba di stasiun Pasar Senen 08.30 wib.

 PT KAI Terapkan Protokol Kesehatan 

Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan layanan KA Turangga dan KA Kertajaya bisa memesan tiket nya melalui layanan online.

Seperti aplikasi KAI access website resmi KAI, Indomaret, Alfamart atau di Chanel eksternal resmi lainnya.

Untuk  layanan loket stasiun hanya melayani penjualan langsung tiga jam sebelum kereta  api berangkat.

Perjalanan kereta api jarak jauh ini telah menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, sesuai standar Kementrian perhubungan salah satunya mengunakan masker.

Bagi para penumpang harus bisa menunjukan surat keterangan uji test Pcr dengan hasil negatif.

“atau keterangan uji rapid test dengan hasil non reaktif yang berlaku 14 hari sampai 14 pada saat keberangkatan.” ungkapnya

And

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here