Khofifah Melepas Kontingen Atlet Jatim Berlaga di PON XX Papua 2021

0
49
foto Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas Kontingen Atlet, pelatih serta official Jatim yang akan berlaga pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Tahun 2021

KABARHIT,SURABAYA – 10 September 2021 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas Kontingen Atlet, pelatih serta official Jatim yang akan berlaga pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional XX Papua Tahun 2021 di Gedung Negara Grahadi Surabaya secara langsung dan virtual pada Kamis siang.

Pelepasan Atlet PON Jatim di Papua ini dilaksanakan bertepatan dengan Hari Olahraga Nasional ke-38 yang jatuh setiap tanggal 9 September. Didahului dengan Peringatan Haornas bersama Presiden RI Joko Widodo serta Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali secara virtual dari Gelanggang Olahraga POPKI, Jakarta, Gubernur Khofifah melepas putra-putri terbaik Jatim yang akan berlaga di Kejuaraan PON XX Papua pada 2 – 15 Oktober mendatang.

Didampingi Ketua DPRD Jatim Kusnadi, Wakapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, Danrem 084 Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo, Asintel Kejati Jatim Zulbahri dan Ketua KONI Jatim Airlangga Satriagung, Gubernur Khofifah melepas perwakilan Kontingen Jatim yang ditandai dengan pemakaian Jaket dan Topi.

Rencananya Jawa Timur akan menurunkan sebanyak 544 atlet dan 260 pelatih/mekanik/manager asal Jatim dalam gelaran olahraga tersebut. Tak hanya itu, didukung pula oleh 55 orang ekstra official, 150 orang Satgas, 35 orang pendukung satgas, 75 orang tim sport sciences dan 26 orang tim media.

Dari total seluruh Cabang Olahraga yang diperlombakan, Jawa Timur sendiri akan mengikuti 47 Cabor dan hanya menyisakan sembilan Cabor.

Baca Juga : Gubernur Khofifah Resmikan Pusat Studi Jawa Timur

Dihadapan para Atlet, pelatih dan official yang akan berlaga di Papua, secara luring maupun daring itu, Gubernur Khofifah menyampaikan dua misi utama yang harus diemban Kontingen Jatim pada gelaran PON XX Papua kali ini.

Dalam kesempatan yang sama turut launching pula tiga program unggulan baru dari Dinas Pemuda dan Olahraga Prov. Jatim sebagai wujud nyata komitmen Pemprov Jatim dalam peningkatan kualitas atletnya.

Ketiga program inovasi ini diharapkan bisa sejalan dengan tema besar yang diusung pemerintah pusat dalam Haornas 2021 kali ini, yaitu Desain Besar Olahraga Nasional atau DBON. Melalui DBON, diharapkan dapat mencetak atlet-atlet berprestasi bukan secara kebetulan melainkan atas desain.

Tema Hari Olahraga Nasional tahun ini adalah Desain Besar Olahraga Nasional Menuju Indonesia Maju. Grand Design atau Desain Besar sendiri wujud pemikiran dan keinginan yang ingin dicapai di masa mendatang. Ini akan terwujud bila tekad dibulatkan, fokus, dan menyatukan semua sumber daya yang ada,» ungkap Khofifah.

Untuk itu, hari ini diluncurkan juga inovasi olahraga yaitu, SPOP, SPOPK dan POM yang merupakan bagian dari penguatan Desain Besar Olahraga Nasional ,» imbuhnya.

Program unggulan pertama yaitu POM atau Penggerak Olahraga Masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan angka partisipasi olahraga oleh masyarakat Jawa Timur. Rencananya, POM akan merekrut para sarjana olahraga untuk menjadi relawan dan ditempatkan di 167 Kecamatan di Jawa Timur.

Program unggulan yang kedua adalah SPOP atau Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar. Program ini merupakan program pembibitan dan pengembangan olahragawan Jawa Timur yang menaungi 28 Cabor dengan 250 atlet dan 58 pelatih. SPOP merupakan implementasi konsep Long-Term Athlete Development yang bertujuan untuk menyiapkan atlet Jatim di Pekan Olahraga Pelajar Nasional.

Dan yang ketiga adalah SPOPK atau Sentra Pembinaan Olahraga Pelajar Khusus yang merupakan program pembibitan dan pengembangan olahragawan disabilitas Jawa Timur. Hampir sama dengan SPOP, SPOPK juga berkonsep Long Term Athlete Development yang bertujuan untuk menyiapkan atlet Jatim dalam Pekan Paralimpian Pelajar Nasional.

and

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here