Khofifah : Serapan Pendapatan Provinsi Jatim 2021 Capai 58,31 Naik 11,18 Dibandingkan Tahun 2020 .

0
55

KABARHIT, SURABAYA (27 JULI 2021) Pemprov Jatim memaksimalkan dan mempercepat realisasi  APBD Tahun Anggaran 2021 sebagai upaya menggerakkan ekonomi daerah di tengah pandemi covid-19 dan juga di masa PPKM Darurat yang kini dilanjutkan dengan PPKM Level 4

“Belanja ABPD ini penting, untuk men-drive ekonomi daerah, kemudian juga belanja dukungan vaksin sebesar Rp 5,2 miliar atau 100 persen dari target anggaran yang dialokasikan

“Realisasi atau serapan anggaran penanganan covid-19 Jawa Timur ini adalah yang tertinggi di pulau Jawa

Realisasi Pendapatan Daerah Jatim  sampai dengan tanggal 27 Juli ini tercatat 58,31 persen atau mengalami kenaikan   sebesar  11,81  persen dibandingkan TA  2020 periode yang sama yaitu  sebesar 46,5 persen

“Di tengah pandemi covid-19 dan adanya pembatasan PPKM Darurat, yang diperpanjang dengan PPKM Level 4, sebagaimana mungkin kita bisa membantu meringankan beban masyarakat

Tak hanya memaksimalkan belanja dari APBD, tapi juga BLT Dana Desa juga kita upayakan agar cepat dicairkan ke masyarakat, selain itu juga program-program penunjang ekonomi masyarakat dan Koperasi & UMKM, kita ingin agar meski di kondisi yang berat masyarakat tetap kita bantu untuk meringankan beban,” tegasnya

Lebih lanjut wanita yang juga pernah menjabat sebagai Menteri Sosial dan juga Menteri Pemberdayaan Perempuan ini menyebutkan bahwa dengan optimalisasi belanja daerah, ternyata memang mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jawa Timur

“Ekonomi Jatim dalam track yang benar

Di triwulan pertama tahun 2021, kontraksi ekonomi Jatim tercatat ( -0,44) persen, dan menjadi daerah yang kontraksinya paling rendah dibandingkan provinsi besar lain di Pulau Jawa,” tegas Khofifah

Bansos sebagai wujud dari social safety net yang dikucurkan Pemprov Jatim demi membantu masyarakat ekonomi lemah dan rentan agar bisa survive di tengah masa pandemi covid-19

“Penyaluran bansos atau sosial safety net bagi yang terdampak pandemi covid-19 terus kami maksimalkan

Bahkan saya juga melakukan penyisiran langsung ke masyarakat yang tidak teridentifikasi sebagai penerima bansos padahal mereka eligible

Pembagian bansos door to door dilakukan Gubernur Khofifah diantaranya di kampung 1001 malam Surabaya, kemudian di kampung topeng Malang, dan juga di Jombang

Pembagian bansos berupa sembako dan uang tunai diharapkan bisa membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat ekonomi lemah di tengah pandemi covid-19

And

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here