Melalui Fesyar 2021, Bank Indonesia Berkomitmen Dukung Perkembangan Perekonomian Syariah

0
68
Budi Hanoto selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur memberikan paparan terkait susunan acara fesyar 2021 secara virtual

KABARHIT, SURABAYA –  Diadakannya Pagelaran Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Regional Jawa 2021 merupakan momen perkembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia di wilayah jawa khususnya dan Bank Indonesia terus komitmen Kembangkan perekonomian syariah.

Kegiatan Fesyar Regional Jawa 2021 dengan mengambil tema “Sinergi Membangun Ekonomi Syariah Melalui Digitalisasi untuk Pemulihan Ekonomi” diadakan secara hybrid mulai tanggal 27 September hingga 2 Oktober 2021.

Acara ini merupakan puncak kegiatan road to Fesyar Regional Jawa yang pernah diadakan beberapa perwakilan wilayah melalui virtual, Jumat, 24 September 2021, dalam acara media brefing bersama awak media secara virtual.

diantaranya talkshow bisnis syariah melalui program HItS corner, Fashion Desain Competition dan forum lainya yang menyangkut perkembangan ekonomi dan keuangan syariah.

Budi Hanoto selaku Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia berbasis syariah bertumbuh dan menempati posisi penting didalam perekonomian syariah global.

Menurut data  Islamic Finance Development Index (ICD, 2020): Indonesia terangkat ke peringkat ke-2 dari peringkat 4 di tahun 2019, hal ini di dukung oleh  peningkatan dalam indikator Knowledge, Awareness, serta  Governance.

Lebih lanjut, dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, peringkat Indonesia terus meningkat.  2020, Indonesia masuk Top 10 di seluruh bidang industri halal (Halal Food, Islamic Finance, Moslem Friendly Travel, Modest Fashion, Pharma Cosmetics, Media and Recreation).

Kemudian salah satu strategi utama yang ditempuh adalah fokus pada ekspor halal dengan mengintegrasikan penguatan halal value chain dengan penguatan keuangan syariah, penguatan UMKM dan penguatan ekonomi digital,” ujar Budi Hanoto

Menguatnya keuangan syariah didalamnya juga meliputi integrasi keuangan berbasis komersial dan sosial.

” Akan tetapi masih terdapat banyak kendala dalam pengambangan Eksyar di Indonesia, salah satunya adalah tingkat pemahaman Eksyar.” ungkapnya

Bank Indonesia mempunyai peran dalam pengembangan Eksyar di Indonesia dengan mendorong percepatan ekonomi syariah, memprakarsai inovasi program pegembangan, merumuskan dan menerbitkan ketentuan.

Di Jawa Timur sudah dibentuk Koperasi Serikat Bisnis Pesantren (KSBP) melalui deklarasi Surabaya oleh Gubernur Bank Indonesia.

Gubernur Jawa Timur dan Ketua Dewan Komisioner OJK bersama 17 perwakilan pesantren yang menjadi cikal bakal Hebitren Nasional” lanjut Budi.

Terkait penyelenggaraan Fesyar Regional 2021, Budi menjelaskan bahwa pada opening ceremony Fesyar Regional Jawa 2021 yang akan digelar pada tanggal 27 September 2021 di Tunjungan Plaza terdapat 4 hal yang akan di usung dalam perhelatan tersebut a.l :1) deklarasi Rumah Kurasi untuk penguatan UMKM dan OPOP, 2) penandatanganan kerjasama Hebitren se-Jawa, 3) penyaluran pembiayaan ZISWAF dan 4) Fintech untuk pembiayaan UMKM produktif. Seluruh kegiatan Fesyar Jawa 2021 dapat dilihat secara online, melalui website

www.fesyarjawa.com, IG @bi_Jatim serta Youtube Bank Indonesia Jatim) serta offline, pada atrium Tunjungan Plaza Surabaya.

And

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here