Ora Dayani Pendekatan Estetik Tari Jawa Timuran

0
32
Tri Broto Wibisono Seniman Tari ( Foto istimewa)

KABARHIT, SURABAYA – Gak Ndayani dari bahasa Jawa yang bila diartikan secara sederhana adalah tidak memiliki kekuatan, lunglai

Tri Broto Wibisono, MSi menguraikan bahwa, pada mulanya kualitas tari yang tersirat dalam Gak Ndayani atau Ora Ndayani sangat kuat sebagai ukuran puncak kualitas kepenarian Ngremo

 “Pada umumnya kualitas gak ndayani ini melekat pada kebanyakan pertunjukan seni tradisi kerakyatan di wilayah Jawa Timur

“Kualitas gak ndayani akan hadir dalam tubuh penari apabila penari menguasai  4 hal, yaitu Anteng, Antep, Awas, dan Semeleh

Sedangkan Awas menggambarkan kondisi pikiran maupun panca indra yang mendorong perilaku untuk melakukan gerak tari sesuai dengan kondisi lingkungannya

Yang terakhir yaitu Semeleh, suasana jiwa yang mengalir dalam gerak tubuh tari mengikuti rasa musikalnya,” tutupnya.

GG/ and

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here