Tim Hunter Pelanggar Prokes Sasar Surabaya Utara Untuk Memutus Rantai Penyebaran Covid 19 diwilayah Jatim

0
66

KABARHIT, SURABAYA- Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM di wilayah Jawa-Bali dari 31 Agustus-6 September 2021. Presiden Joko Widodo menyebut, ada 26 kabupaten /kota yang turun status dari level 4 ke 3. Di antaranya, Malang Raya dan Solo Raya.

Sehingga wilayah yang masuk ke PPKM level 3 minggu ini adalah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya, Malang Raya dan Solo Raya. Sementara untuk Semarang Raya, berhasil turun ke level 2,” ujar Jokowi seperti disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin, 30 Agustus 2021

Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2021 tentang PPKM level 4, level 3 dan level 2 Covid-19 untuk wilayah Jawa dan Bali.

berikut penjelasan lengkap aturan PPKM Level 3, termasuk dalam PPKM Jawa-Bali yang diperpanjang kembali:

Pelaksanaan pembelajaran sekolah bisa dilakukan melalui pembelajaran tatap muka terbatas atau jarak jauh.

Untuk pembelajaran tatap muka terbatas dilaksanakan dengan kapasitas maksimal 50 persen

Pelaksanaan kegiatan pada sektor non-esensial diberlakukan 100 persen melalui WFH dalam aturan PPKM Level 3.

Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 20.00 waktu setempat dengan maksimal pengunjung makan ditempat maksimal 25 persen dari kapasitas serta tutup pukul 20.00 WIB.

Aturan PPKM Level 3, restoran dengan area pelayanan ruang terbuka diperbolehkan makan di tempat dengan maksimal 25 persen dengan kapasitas 2 orang per meja dan pembatasan jam operasional pukul 20.00 WIB

Restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung/toko tertutup yang berada pada lokasi tersendiri hanya menerima delivery/take away dan tidak menerima makan di tempat (dine-in).

Kali ini satpol PP Prov Jawa Timur Bersama Polda Jatim dan Ormas Jawa Timur Terus menurs melakukan Operasi pemberlakuan jam malam terus dilaksanakan Satpol PP Provinsi Jatim sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Surabaya pada Kamis (30/08/21).

Baca Juga : Puan: Angka Kematian Covid-19 Harus Jadi Evaluasi PPKM

Perlu diketahui, Saat petugas berpatroli di wilayah Surabaya Utara, masih mendapati masyarakat yang abai Prokes kemudian pedagang yang masih menyediakan tempat bagi pengunjung, dan pedagang yang masih buka di atas jam 20.00 WIB, atau yang masih berjualan melebihi batas waktu yang sudah ditentukan pemerintah.

Melihat hal tersebut Satpol PP Provinsi Jatim tidak tinggal diam, peneguran secara humanis namun tegas disampaikan di beberapa warung warung ada Disekitaran Surabaya Utara.

Serta intruksi mendagri Nomor 35 tahun 2021 menjelaskan menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia yang menginstruksikan agar melaksanakan PPKM level 4 ,3 dan 2 covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Dan sesuai dengan kriteria level situasi pandemi berdasarkan assesmen dan melengkapi pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri mengenai PPKM level 3, 2 dan 1 serta mengoptimalkan penanganan covid-19.

Pada instruksi untuk gubernur di Jawa-Bali, mengatur sejumlah daerah yakni kabupaten dan kota dengan zona level 4, 3 dan 2. Penyesuaian

”Malam ini di sertai memberi Himbauan secara Humanis ke pemilik warung serta di beri pengertian aturan PPKM yang baru, jam 20.00 wib harus tutup jam serta bagi pengunjung boleh makan dan minum di tempat hanya 30 menit dan lebihnya harus di bawah pulang.

Kepada pemilik warung yang nekat buka dan langgar aturan PPKM yang mengundang kerumunan satpol PP Jatim serta kepolisian polda jatim akan menindak tegas.

Dengan kegiatan ini menghimbau masyarakat harus tau aturan PPKM serta mematuhi protokol kesehatan.Dengan memberi teguran bagi Pengunjung yang berkerumun yang tidak taat aturan jam malam dan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19.

and

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here