SURABAYA, KABARHIT.COM - Menjelang akhir tahun 2025, Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur memberikan kado bagi dunia pendidikan inklusif. Sejumlah sekolah luar biasa (SLB) swasta resmi beralih status menjadi SLB negeri. Langkah ini diambil untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan pendidikan bagi siswa penyandang disabilitas.
Kebijakan tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga DPD GRIB JAYA Jatim, Riawan Syamsir. Menurutnya, perubahan status itu mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK).
Baca juga: Jelang HPN 2026, Rey DPD GRIB Jaya Jatim Tekankan Profesionalisme Media di Jatim
“Ini merupakan langkah konkret Jatim dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi siswa disabilitas. Kebijakan ini sejalan dengan cita-cita Ketua Umum kami, Bapak H. Hercules Rosario Marshal, serta Pembina DPD GRIB JAYA Jatim, Bapak David Andreasmito, yang memiliki perhatian besar terhadap isu pendidikan disabilitas,” ujar Rey sapaan akrabnya, Senin (29/12/2025).
Rey menegaskan bahwa ABK memiliki hak yang sama untuk mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas, sebagaimana anak-anak lainnya.
Ia menyebutkan, terdapat lima SLB swasta yang akan beralih status menjadi SLB negeri. Kelima sekolah tersebut berada di Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kabupaten Pacitan, Kota Probolinggo, dan Kota Surabaya.
Baca juga: MBG Saat Libur Sekolah Tuai Sorotan, Rey GRIB Jatim: Harus Diaudit Serius
“Rencananya, peresmian akan dilakukan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa,” jelasnya.
Lebih lanjut, Rey menegaskan pihaknya akan mengawal kebijakan tersebut agar implementasinya berjalan optimal, terutama menjelang tahun ajaran baru.
“Kami tidak ingin mendengar ada Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang tidak diterima atau ditolak bersekolah dengan alasan keterbatasan pembimbing. Ini akan kami kawal secara serius,” tegasnya.
Baca juga: Ketua DPD GRIB JAYA Jatim Tutup Usia, Rey: Sosoknya Tegas tapi Hangat
Rey berharap, perhatian terhadap pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) terus diperkuat agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk mengembangkan minat, bakat, dan meraih prestasi.
“Anak-anak berkebutuhan khusus juga memiliki cita-cita dan potensi besar untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Editor : Ipl