SURABAYA, KABARHIT.COM- Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan publik serta menjaga ketertiban administrasi, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya menghadirkan inovasi SIRUMI (Sistem Informasi Rumah Ibadah). Sistem ini dikembangkan untuk mempermudah proses pendataan, monitoring, serta pengelolaan informasi terkait rumah ibadah di Kota Surabaya secara lebih terintegrasi dan akurat.
SIRUMI hadir sebagai solusi atas tantangan pendataan rumah ibadah yang sebelumnya masih tersebar dan belum terkelola secara optimal. Melalui sistem ini, data rumah ibadah dapat dihimpun secara lengkap, mulai dari lokasi, jenis, hingga informasi pendukung lainnya, sehingga memudahkan proses pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah.
Baca juga: SIORMAS: Inovasi Digital Pendataan Organisasi Kemasyarakatan di Surabaya
Selain itu, SIRUMI juga mendukung transparansi serta efisiensi dalam pengelolaan data, karena seluruh informasi tersimpan dalam satu sistem yang dapat diakses secara cepat dan tepat. Inovasi ini diharapkan mampu memperkuat peran pemerintah dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memastikan setiap rumah ibadah terdata dengan baik.
Tanggapan Mahasiswa Magang
Baca juga: SIORMAS: Inovasi Digital Pendataan Organisasi Kemasyarakatan di Surabaya
Sebagai mahasiswa magang di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Surabaya, Ardinata memberikan pandangannya terkait inovasi SIRUMI.
Baca juga: Inovasi SIMBA: Solusi Digital Pengelolaan Barang di Bakesbangpol Surabaya
“Menurut saya, SIRUMI merupakan inovasi yang sangat bermanfaat dalam membantu pendataan rumah ibadah menjadi lebih tertata dan terstruktur. Dengan adanya sistem ini, informasi dapat diakses dengan lebih mudah dan cepat,” ujar Ardinata.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi ini memberikan pengalaman pembelajaran yang berharga. “Melalui SIRUMI, saya dapat memahami bagaimana teknologi dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan publik sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama. Harapannya, sistem ini dapat terus dikembangkan agar semakin optimal dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.
Editor : Deni