Bupati Sidoarjo Resmi Membuka festival Pelatihan Avokasi 2022
SIDOARJO, KABARHIT.COM - Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor, S.IP, membuka secara langsung kegiatan festival Pelatihan Avokasi, pelaksanaan kegiatan tersebut dilaksanakan selama 5 hari bertempat di BPVP di Sidoarjo, Senin, 17 Oktober 2022.
Menurut H. Ahmad Muhdlor, S.IP, Bupati Sidoarjo dalam sambutanya menekankan daya Struggle harus dimiliki setiap pekerja Sidoarjo, ini penting sekali untuk membangun skill atau keahlian pasalnya persaingan usaha saat ini sangat ketat.
" Tidak hanya kapasitas, keahlian atau skill tapi juga mental harus di cetak untuk menjadi pertarungan untuk saat memasuki dunia industri.
[caption id="attachment_19355" align="aligncenter" width="1504"]
Bupati Sidoarjo Resmi Membuka festival Pelatihan Avokasi[/caption]
Menurut Gus Muhdlor daya struggle akan membentuk karakter dan budaya kerja seseorang. Bila itu dimiliki, ia yakin etos kerja yang tahan banting akan ada pada pekerja Sidoarjo. Oleh karenanya daya struggle seperti ini yang saat ini harus didorong.
"Yang pertama kali disampaikan orang tua kepada anaknya kalau mencari kerja, jangan jauh-jauh, padahal disisi lain daerah yang UMK nya rendah masuk ke Surabaya raya (Surabaya, Sidoarjo, Gresik)," ujarnya.
Sementara itu Kepala BPVP Sidoarjo Muhammad Aiza Akbar mengatakan tujuan kegiatan Open House Festival Pelatihan Vokasi 2022 serentak dilakukan BPVP di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Event tersebut diisi oleh berbagai kegiatan. Diantaranya job fair, pemeran pelatihan, demo pelatihan, talk show, fashion show, pemeran karya BLKK Binaan dan UPTD Binaan, parade band, donor darah, bazar UMKM, bazar sembako murah, parade mural serta lomba mewarnai dan instagram reels competittion. Pelaksanaannya dimulai tanggal 17-21 Oktober 2022.
Tujuan kegiatan kami ini adalah untuk memperkenalkan BPVP kepada masyarakat sehingga kedepan masyarakat akan tahu apa itu pelatihan vokasi yang tidak terbatas pada bidang-bidang tertentu," ucapnya.
"Kami sudah bekerjasama dengan beberapa komunitas dan beberapa OPD yang bisa kita tingkatkan lagi," ujarnya
Kominfo
Editor : Deni