Delapan Atlet Muaythai Jatim Wakili Indonesia di Kejuaraan Dunia 2026 Malaysia

Kontingen atlet Muaythai Indonesia bersiap menuju Kejuaraan Dunia Muaythai 2026 di Malaysia
Kontingen atlet Muaythai Indonesia bersiap menuju Kejuaraan Dunia Muaythai 2026 di Malaysia

KUALA LUMPUR, KABARHIT.COM – Jawa Timur kembali menunjukkan taringnya sebagai lumbung atlet Muaythai nasional. Sebanyak delapan atlet terbaik dari Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur resmi dikirim untuk memperkuat kontingen Indonesia di ajang World Muay Championship dan World School Muay Championship 2026 yang digelar di Malaysia.

Delapan atlet tersebut terdiri dari tiga atlet senior dan lima atlet junior yang telah lolos seleksi ketat tingkat nasional. Mereka akan bergabung dengan total 23 atlet Indonesia untuk menghadapi lebih dari 100 negara peserta dalam kejuaraan Muaythai amatir paling bergengsi di dunia ini.

Ketua Pengprov Muaythai Indonesia Jawa Timur, H. Baso Juherman, SP., SH., M.HP., menegaskan bahwa keikutsertaan ini adalah bukti nyata keberhasilan pembinaan berjenjang di daerah.

"Jawa Timur datang ke Malaysia bukan sekadar melengkapi kontingen. Kami membawa atlet-atlet terbaik hasil pembinaan daerah yang telah teruji. Mereka siap mengharumkan nama Indonesia dan membuktikan Jatim mampu bersaing di level dunia," tegas Baso, Senin 16/06/2026.

Nama besar yang menjadi andalan Jatim adalah Aldento Brilliant, peraih medali perak SEA Games yang sudah kenyang pengalaman internasional. Aldento diharapkan jadi motor sekaligus mentor bagi atlet-atlet muda.

Sorotan juga tertuju pada Ellijah Hinzman, petarung 16 tahun yang dijuluki aset masa depan Muaythai Indonesia. Meski masih berstatus pelajar, Ellijah sudah mencatatkan lebih dari 40 laga profesional.

Ellijah usianya masih sangat muda, tapi jam terbangnya luar biasa. Kami harap dia bisa tunjukkan kualitasnya di panggung dunia," tambah Baso.

Selain dua nama itu, Jatim juga mengandalkan para debutan Porprov serta peraih medali emas Kejurnas Muaythai NTB 2025. Mereka jadi simbol regenerasi atlet yang berjalan sukses di Bumi Majapahit.

Baso Juherman menyebut target utama bukan hanya medali, tapi pembuktian kualitas pembinaan Indonesia di mata dunia.

"Kami ingin tunjukkan atlet Indonesia, khususnya Jatim, tidak kalah dengan negara besar Muaythai dunia. Target kami tentu kontribusi medali bagi Merah Putih," ujarnya.

World Muay Championship 2026 jadi ajang pembuktian tertinggi. Lebih dari 100 negara akan bertarung memperebutkan gelar juara dunia.

"Kami mohon doa seluruh masyarakat Indonesia. Atlet-atlet ini membawa Merah Putih di dada. Semoga pulang bawa prestasi membanggakan," pungkas Baso.

Editor : Deni