TULUNGAGUNG, KABARHIT.COM – Sakatek Kreatif Teknologi menggelar sosialisasi dan diskusi interaktif bertajuk Gerakan Cegah Judi Online Remaja (Gacor) di Cafe Teh Tarik DMR, Tulungagung, Sabtu (6/12/2025) lalu. Kegiatan ini dikemas dengan suasana santai agar pesan edukasi dapat diterima secara terbuka oleh kalangan remaja.
Dan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat karakter remaja agar terhindar dari paparan dan kecanduan judi online (judol) yang kian marak.
Baca juga: Gelar Piramida, Polres Tulungagung Ajak Media Ciptakan Kamtibmas yang Kondusif
Ketua Koperasi Konsumen Sakha Mandiri Nusantara Andi Mahifal mengatakan bahwa judol bukan sekadar permainan, melainkan sistem berbasis algoritma yang dirancang untuk membuat pemain terus bermain hingga mengalami kerugian.
“Algoritma judol biasanya memberikan kemenangan di awal untuk memancing kepercayaan pemain,” ujar Andi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (13/12/2025).
Ia pun menjelaskan, seiring meningkatnya intensitas bermain dan besaran taruhan, peluang kemenangan akan semakin dipersempit demi mengeruk dana pemain secara sistematis. Menurutnya, remaja menjadi kelompok paling rentan karena mudah terpapar iklan judol melalui media sosial, aplikasi, dan berbagai platform digital.
“Minimnya literasi digital dan tekanan sosial turut memperbesar risiko keterlibatan remaja dalam praktik judi online,” katanya.
Baca juga: Aksi Peduli Lingkungan Polres Tulungagung Tanam Pohon dan Bersihkan Pantai bersama Persota
Andi menekankan pentingnya penguatan karakter, peningkatan literasi digital, serta pemahaman menyeluruh terhadap risiko hukum, sosial, dan psikologis sebagai kunci utama pencegahan.
"Remaja juga didorong untuk lebih selektif dan bijak dalam menggunakan teknologi dan media digital," tandasnya.
Ia pun menambahkan, sosialisasi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap dampak negatif judol yang tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga berdampak serius pada kesehatan mental, relasi sosial, dan masa depan generasi muda.
Baca juga: Arumi Dorong Kerajinan Tulungagung Perluas Pasar Ekspor
“Judol merupakan ancaman serius yang dapat merusak tatanan kehidupan pribadi maupun sosial,” tambahnya.
Melalui pendekatan edukatif dan dialogis, ia pun berharap dapat menanamkan kesadaran kritis sejak dini kepada remaja dan pemuda agar mampu mengenali modus, risiko, serta dampak jangka panjang judi online yang kerap disamarkan sebagai hiburan digital.
“Melalui gerakan Gacor ini, kami berharap lahir generasi muda Tulungagung yang cerdas secara digital, berkarakter, serta mampu mengalihkan energi dan potensi ke aktivitas yang positif, produktif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Editor : Ipl