Eri Cahyadi Dukung Pengembangan Fotografi Jurnalistik di Kota Surabaya

Reporter : Deni Noel
Wali Kota Surabaya bersama jurnalis melihat karya foto dalam pameran lomba JUDES

SURABAYA, KABARHIT.COM — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia diwujudkan Kelompok Kerja Jurnalis Dewan Kota Surabaya (JUDES) melalui lomba dan pameran foto bertema kemerdekaan. Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang menilai karya para fotografer memiliki kualitas sekaligus nilai dokumentasi yang penting bagi Kota Pahlawan.

Apresiasi itu disampaikan Eri Cahyadi setelah melihat langsung karya-karya foto yang dipamerkan seusai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Surabaya, Jumat (14/8/2026). Ia menilai lomba fotografi yang digelar JUDES tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas.

Baca juga: Erick Thohir Setujui Bali Jadi Tuan Rumah Final Piala Presiden 2026

“Lombanya luar biasa, terima kasih. Foto-fotonya sangat luar biasa,” ujar Eri Cahyadi.

Menurut Eri, kemampuan fotografer perlu terus dikembangkan agar kualitas karya semakin baik. Ia juga menyampaikan gagasan agar karya-karya foto terbaik yang dihasilkan dalam lomba dapat dilelang. Hasil pelelangan tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial maupun mendukung aktivitas para wartawan.

“Itu perlu meningkatkan kemampuan. Hasilnya itu harus dilelang, jadi bisa dibeli dan digunakan untuk kegiatan-kegiatan teman-teman wartawan,” katanya.

Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Koordinator Lomba Foto JUDES, Yusandi. Ia menilai perhatian Wali Kota Surabaya terhadap karya para jurnalis dan fotografer menjadi bentuk dukungan terhadap kreativitas insan pers di Kota Surabaya.

Menurut Yusandi, kehadiran Eri Cahyadi untuk melihat langsung pameran juga menunjukkan bahwa karya jurnalistik visual mendapat perhatian dari pemerintah. Ia menilai fotografi memiliki nilai penting karena mampu menyimpan berbagai peristiwa dalam bentuk visual yang dapat dilihat kembali oleh masyarakat pada masa mendatang.

“Kami sangat mengapresiasi Wali Kota yang juga memperhatikan apa yang kita karyakan. Ini penting bagi Wali Kota, bagi negara, dan bagi Surabaya, karena foto-foto ini tidak bisa hilang,” ujarnya.

Yusandi menambahkan, fotografi dapat menjadi bagian dari rekam sejarah perkembangan Kota Surabaya. Sebuah foto tidak hanya menampilkan objek, tetapi juga dapat menggambarkan kondisi sosial, aktivitas masyarakat, pembangunan, hingga berbagai peristiwa yang terjadi pada suatu masa.

“Jejak digital tidak bisa hilang, dan itu yang terbaik dari kita, kita berikan,” katanya.

Ia pun menyatakan dukungan terhadap rencana pelelangan karya foto terbaik sebagaimana disampaikan Wali Kota. Menurutnya, pelelangan dapat menjadi salah satu cara agar karya fotografer tidak berhenti sebagai pajangan atau dokumentasi lomba, tetapi memberikan manfaat bagi pihak lain.

“Dengan Wali Kota mau mengambil, melelang foto-foto ini, kami sebagai panitia juga sangat setuju. Bisa mungkin bermanfaat untuk yang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja Jurnalis Dewan Kota Surabaya (JUDES), Inyong Maulana, turut memberikan apresiasi atas perhatian Eri Cahyadi terhadap kegiatan lomba dan pameran foto tersebut.

Inyong mengatakan, kegiatan JUDES menjadi bentuk ekspresi insan pers dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Melalui karya fotografi, para jurnalis tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga ikut menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus merekam berbagai sisi kehidupan masyarakat.

Baca juga: Wali Kota dan DPRD Sepakati Perda Pertanggungjawaban APBD 2025

“Ya, sangat mengapresiasi. Artinya, Wali Kota cukup peduli dengan kegiatan teman-teman yang menunjukkan semangat nasionalisme dengan menggelar pameran foto di HUT RI ke-81 ini,” kata Inyong.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus berkembang pada tahun-tahun berikutnya dengan melibatkan lebih banyak fotografer dan jurnalis.

“Harapannya semakin semarak, semakin berwarna dan semakin banyak yang ikut berpartisipasi,” ujarnya.

Ketua Panitia Pelaksana Lomba HUT Kemerdekaan RI JUDES, Bambang Hadi Marwanto, juga menyambut positif apresiasi yang diberikan Eri Cahyadi. Menurutnya, perhatian dari Wali Kota menjadi motivasi bagi panitia maupun peserta untuk terus meningkatkan kualitas karya.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan apresiasi Pak Wali Kota terhadap kegiatan ini. Bagi kami, ini menjadi motivasi untuk terus menghasilkan karya yang lebih baik,” ujarnya.

Bambang menjelaskan, kekuatan fotografi terletak pada kemampuannya merekam sebuah peristiwa secara visual. Karena itu, karya-karya yang dihasilkan melalui lomba JUDES diharapkan tidak hanya menjadi karya kompetisi, tetapi juga dapat menjadi bagian dari dokumentasi sejarah Surabaya.

Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi kesempatan untuk mengabadikan berbagai sisi kehidupan masyarakat, mulai dari aktivitas warga, pembangunan kota, hingga semangat kebangsaan yang tumbuh di Kota Pahlawan.

Baca juga: Pemkot Surabaya Pasang Gate dan CCTV di Parkir Makam Keputih

“Foto itu bukan hanya soal keindahan gambar, tetapi juga bagaimana sebuah karya mampu bercerita dan merekam sebuah peristiwa. Ini yang ingin kami dorong melalui kegiatan JUDES,” katanya.

Terkait rencana pelelangan karya foto terbaik, Bambang menyatakan panitia mendukung gagasan tersebut. Ia menilai apabila karya fotografi dapat diapresiasi sekaligus memberikan manfaat bagi kegiatan lain, maka nilai sosial dari sebuah karya akan semakin besar.

“Kalau karya foto bisa diapresiasi, kemudian hasilnya bisa memberikan manfaat untuk kegiatan lainnya, tentu kami sangat mendukung,” ujarnya.

Bambang berharap perhatian pemerintah terhadap karya jurnalistik dan fotografi di Surabaya dapat terus ditingkatkan. Dukungan tersebut dinilai penting untuk mendorong para jurnalis dan fotografer menghasilkan karya berkualitas sekaligus memperkaya dokumentasi visual Kota Surabaya.

Ia juga berharap lomba foto JUDES dapat menjadi agenda tahunan, khususnya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia. Ke depan, cakupan tema maupun lokasi pengambilan gambar diharapkan semakin luas sehingga lebih banyak sisi Kota Surabaya dapat direkam melalui karya fotografi.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini. Tahun depan bisa lebih besar, lebih semarak, pesertanya lebih banyak, dan kualitas karyanya semakin baik,” pungkasnya.

Editor : Tri Karyono

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru