Di Terminal Purabaya Wali Kota Eri Cahyadi dan Menhub Diskusi Bahas Jalur Ganda KA

avatar kabarhit.com

Di Terminal Purabaya Wali Kota Eri Cahyadi dan Menhub Diskusi Bahas Jalur Ganda KA

SURABAYA, KABARHIT - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendampingi kunjungan Menhub RI Budi Karya Sumadi di Terminal Purabaya Sidoarjo. Mereka membahas rencana pembangunan jalur transportasi KA.

Wali Kota Eri Cahyadi berdiskusi dengan Menhub RI Budi Karya Sumadi mengenai rencana pembangunan double track KA dari Surabaya Pasar Turi hingga Stasiun Sidoarjo. Rencana ini untuk memenuhi kebutuhan transportasi umum antar kota.

Wali Kota Eri mengatakan Kemenhub RI sudah melakukan empat tahap pengkajian jalur ganda KA, yaitu Surabaya-Sidoarjo, Lamongan-Sidoarjo, Lamongan-Mojokerto, dan Lamongan-Gresik-Sidoarjo. ''Insyaallah yang akan dikerjakan adalah Sidoarjo-Surabaya," ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

Dalam rencana pembuatan jalur ganda tersebut, ada titik yang menjadi konsen Kemenhub RI. Titik tersebut yakni kawasan Bundaran Aloha, Kabupaten Sidoarjo. Kawasan ini menjadi konsen Kemenhub RI lantaran sering terjadi kepadatan arus lalu lintas.

"Kita membutuhkan double track, sehingga nanti insyaallah sudah ada perhitungan-perhitungan, tadi yang disampaikan (Menhub) bagaimana soal pengerjaannya. Semoga bisa segera dilaksanakan, karena kan sekarang sudah dilakukan studi kelayakan (feasibility study)," ujar Wali Kota Eri.

Wali Kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu mengungkapkan, rencana pembangunan jalur ganda KA Surabaya-Sidoarjo akan segera dilaksanakan pada 2024 mendatang. Cak Eri berharap, dengan adanya jalur ganda yang menghubungkan dua daerah tersebut bisa menjadi solusi mengurai kepadatan arus lalu lintas.

"Mau tidak mau, ini kan setiap pagi ketika masuk ke Surabaya itu macet. Waktu sore dari luar Sidoarjo, baik dari Jalan Mayjen Sungkono mau ke Gresik dan ke Sidoarjo juga macet. Sehingga saya sampaikan ke Pak Menteri, jadi memang fokusnya adalah Sidoarjo-Gresik dahulu, tahap kedua baru Lamongan-Surabaya-Sidoarjo," pungkasnya.

and

Editor : Deni