JAKARTA,KABARHIT - Gerakan Milenial Independen Indonesia (Gemini) menggelar bedah buku 'Resolusi Konflik, Kegiatan Industri Hulu Migas Vs Masyarakat Sekitar' karya Didik S. Setyadi. Kegiatan itu digelar dengan mengundang sejumlah aktivis dari sejumlah organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan.
Baca juga: CIPS Dorong Regulasi Gig Economy yang Lebih Tepat Sasaran di Indonesia
Founder Gemini, Nurjannah mengungkapkan diskusi ini digelar untuk merespons kepekaan kaum milenial dalam pembahasan Migas. Hal tersebut sesuai dengan kondisi Indonesia yang kaya akan minyak.
"Negara kita ini kan kaya minyak. Dari itu milenial harus paham soal itu agar bisa ikut andil dalam pengelolaannya," katanya pada sambutan pembukaan diskusi, Jakarta, Senin (8/7/2019).
Baca juga: KPPU dan Kemdiktisaintek Sinergi Perkuat Kurikulum Lewat Buku Teks Hukum Persaingan Usaha
Nurjannah juga mengatakan milenial bukan melulu soal usia yang muda. Tetapi selain muda, milenial harus memiliki gagasan-gasan yang kekinian.
"Dengan ide gagasan yang fresh, milenial bisa diperhitungkan dalam proses pengambilan kebijakan. Sehingga dengan begitu milenial bisa memberikan warna dalam pembangunan negara," tandas aktivis asal tanah bugis itu.
Baca juga: Fatma Gus Ipul Sapa dan Beri Bantuan Anak-Anak Penyandang Penyakit Langka
NWC/Andri
Editor : Deni