HUT ke-80 Jatim, Mahfud MD: Jatim Punya Peran Historis Vital sebagai Tonggak Berdirinya NKRI

Reporter : Ipl
Pakar Hukum Tata Negara dan Mantan Menko Polhukam RI 2019-2024 Mahfud MD di sidang Paripurna Istimewa DPRD Jawa Timur. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, KABARHIT.COM – Menko Polhukam RI periode 2019-2024, Prof. Mahfud MD menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi ke-80 Provinsi Jawa Timur (Jatim). Menurutnya, Jawa Timur memiliki peran historis yang sangat vital sebagai salah satu tonggak berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Sebelum Jawa Timur, sudah ada dulu zamannya Majapahit. Nah, sekarang dihitung usia ke-80 ini karena Jawa Timur telah menjadi bagian dari kesatuan Republik Indonesia bersama daerah-daerah lain, ikut membangun negara ini," ujarnya saat ditemui awak media usai sidang paripurna istimewa DPRD Jawa Timur, Jalan Indrapura, Surabaya, Minggu (12/10/2025) sore. 

Baca juga: Pembuat Akun Palsu dan Penyebar Video AI Mahfud MD Dilaporkan ke Bareskrim Polri

"Peran pentingnya Jawa Timur saat ini adalah menjaganya dengan baik," kata Mahfud MD. 

Lebih lanjut, Mahfud juga menyoroti tragedi reruntuhan bangunan Pondok Pesantren di Sidoarjo yang terjadi beberapa lalu yang menelan banyak korban jiwa. Ia pun menekankan, pentingnya penyelesaian kasus tersebut secara bijaksana dan baik. 

Baca juga: Di Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-80, Gubernur Khofifah Tegaskan Sinergi Jadi Kunci Sukses Pembangunan Jatim

"Proses hukum atas insiden tersebut harus diselesaikan baik dengan mengedepankan asas keadilan," kata pakar Hukum Tata Negara. 

"Hukum itu ada sendiri, di dalam hukum ada namanya restoratif justice. Ada kemanfaatan, keadilan, dan kepastian hukum," tambahnya. 

Baca juga: Siber Gelar Sosialisasi Pasangan Capres dan Cawapres di Malang

Pria asal kelahiran Madura mewanti-wanti agar penanganan kasus ini tidak menimbulkan dampak psikologis berkelanjutan. 

"Jangan sampai terjadi trauma bagi pondok pesantren sendiri. Penyelesaian harus dilakukan secara baik, mengedepankan prinsip kemanusiaan dan keadilan restoratif," pungkasnya.

Editor : Ipl

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru