Puguh DPRD Jatim Apresiasi Bus Trans Jatim Malang Raya, Dinilai Perkuat Transportasi Publik

Reporter : Ipl
Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) Puguh Wiji Pamungkas. (Foto: Istimewa)

SURABAYA, KABARHIT.COM – Anggota DPRD Jawa Timur (Jatim) Puguh Wiji Pamungkas mengapresiasi peluncuran Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya yang resmi beroperasi sejak 20 November 2025. Moda transportasi massal ini menjadi yang pertama mengintegrasikan dua wilayah strategis, yakni Kota Malang dan Kota Batu.

Menurut Puguh, kehadiran Bus Trans Jatim tidak hanya memperkuat layanan transportasi publik, tetapi juga menunjukkan komitmen kolaborasi antara Pemprov Jatim dengan pemerintah daerah setempat.

Baca juga: Hadapi Tantangan Generasi Muda, Puguh DPRD Jatim Dorong Vokasi Digital

“Ini bukan sekadar layanan transportasi, tapi wujud sinergi antara pemerintah provinsi dengan Pemkot Malang dan Pemkot Batu dalam membangun sistem transportasi publik yang terintegrasi,” ujarnya, Kamis (18/12/2025).

Puguh juga mengapresiasi langkah Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim yang menggandeng pemerintah daerah dengan mengintegrasikan moda transportasi lokal sebagai feeder Bus Trans Jatim.

“Ini transportasi massal pertama yang menghubungkan Kota Malang dan Kota Batu secara terintegrasi, namun tetap memberi ruang bagi transportasi publik yang sudah ada. Kolaborasi seperti ini penting agar tidak saling mematikan, justru saling menguatkan,” kata legislator PKS dari Dapil Malang Raya itu.

Ia menyebutkan, Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya melintasi sejumlah rute strategis, mulai dari kawasan pendidikan dan kampus, pusat perdagangan, hingga destinasi wisata. Hal tersebut dinilai menjadi faktor tingginya minat masyarakat.

“Tidak heran jika antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak hari pertama beroperasi,” ujarnya.

Baca juga: Peringatan Satu Abad NU, Puguh DPRD Jatim: NU Tetap Jadi Penjaga Moral Bangsa

Berdasarkan data UPT Pengelolaan Prasarana Perhubungan Malang Dishub Jatim, jumlah penumpang Bus Trans Jatim Malang Raya mencapai sekitar 4.000 orang dalam 13 hari pascapeluncuran. Data tersebut dihimpun dari Terminal Hamid Rusdi, Terminal Landungsari, dan Terminal Batu.

Puguh menilai capaian itu menjadi sinyal positif bahwa transportasi publik yang terjangkau, nyaman, dan terintegrasi memang dibutuhkan masyarakat. Ia optimistis kehadiran Bus Trans Jatim dapat menjadi pemicu kebangkitan ekonomi Malang Raya.

“Malang Raya memiliki potensi besar di sektor pendidikan dan pariwisata. Jika transportasi publik tertata dengan baik, maka pergerakan orang dan barang akan semakin lancar, UMKM bergerak, dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” jelasnya.

Selain itu, Puguh menekankan pentingnya penambahan rute Bus Trans Jatim yang terkoneksi langsung dengan pusat-pusat wisata di Kabupaten Malang. Menurutnya, langkah tersebut akan memudahkan wisatawan lokal hingga mancanegara.

Baca juga: Soroti Cuaca Ekstrem dan Geopolitik, Puguh DPRD Apresiasi Inovasi SIKAP Pemprov Jatim

“Jika konektivitas ke pusat wisata semakin kuat, trafik wisatawan meningkat. Dampaknya jelas, UMKM hidup, pendapatan daerah naik, dan ekonomi Malang Raya semakin bergeliat,” tegasnya.

Pandangan tersebut disampaikan Puguh dalam Tribun Talks, diskusi publik yang digelar Rabu (17/12/2025), yang dihadiri perwakilan Pemkot Malang, Pemkot Batu, DPRD Kota Malang, akademisi, Organda, PHRI, pegiat wisata, hingga komunitas masyarakat.

Dengan sinergi lintas sektor dan dukungan berbagai pihak, Puguh berharap Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya dapat menjadi model transportasi publik terintegrasi yang berkelanjutan sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi kawasan.

Editor : Ipl

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru