SURABAYA, KABARHIT.COM – Fakultas Hukum Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menggelar kuliah umum bertajuk “Kebangsaan dan Supremasi Hukum: Pilar Utama Membangun Indonesia yang Berkeadilan” pada Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Ki Moh. Saleh ini menghadirkan Mahfud MD sebagai narasumber utama dan diikuti ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, serta praktisi hukum.
Baca juga: Wagub Emil Paparkan Keunggulan dan Kemajuan Ekonomi Jawa Timur
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD menegaskan bahwa Indonesia sebagai bangsa yang majemuk memiliki kekuatan utama pada persatuan dalam keberagaman.
" Ia menilai, semangat kebangsaan yang lahir dari kesadaran kolektif harus terus dirawat agar tidak tergerus oleh konflik identitas maupun kepentingan sempit, terutama di tengah dinamika sosial dan politik yang terus berkembang," ungkapnya
Lebih lanjut, Mahfud menjelaskan bahwa demokrasi merupakan pilihan terbaik dalam sistem ketatanegaraan, meski tidak sepenuhnya ideal. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa demokrasi dapat menjadi liar apabila tidak dibatasi oleh hukum.
“Demokrasi tanpa hukum itu bisa menjadi anarkis, sementara hukum tanpa demokrasi akan melahirkan kekuasaan yang sewenang-wenang,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa konsep nomokrasi atau supremasi hukum menjadi pagar utama dalam menjaga keseimbangan tersebut, sebagaimana tercermin dalam UUD 1945 yang menempatkan prinsip kedaulatan rakyat dan negara hukum secara seimbang," tambah dia
Baca juga: Unitomo dan UnisZa Malaysia Gelar Kegiatan Visiting Lecturer
Mahfud juga menyoroti pentingnya distribusi kekuasaan dalam sistem demokrasi melalui pemencaran kekuasaan secara vertikal dan horizontal. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah penumpukan kekuasaan yang berpotensi melahirkan praktik koruptif.
Ia menegaskan bahwa penguatan lembaga-lembaga negara, baik dalam fungsi demokrasi maupun penegakan hukum, merupakan kunci untuk menghadirkan keadilan substantif bagi masyarakat," tegasnya
“Konstitusionalisme harus ditegakkan agar negara benar-benar berjalan dalam koridor hukum dan keadilan,” ujarnya.
Baca juga: Dilema Demokrasi Kota Surabaya, Kolom Kosong dan Kepercayaan Warga pada Pilwali Tahun 2024
Sementara itu, Rektor Unitomo, Siti Marwiyah, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kebangsaan dan kesadaran hukum kepada generasi muda.
" Ia menyebut kampus harus menjadi ruang pembentukan karakter yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas serta berpihak pada keadilan," pungkasnya
Melalui forum akademik seperti ini, diharapkan mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang menjaga harmoni kebangsaan sekaligus mengawal tegaknya supremasi hukum di Indonesia
Editor : Deni