KAI Daop 8 Tembus 1 Juta Penumpang + Diskon 30% Liburan Sekolah

Reporter : Deni
KAI Daop 8 Surabaya layani 1.093.424 penumpang Mei 2026, naik 15?ri 2025. Ada diskon tarif 30% kereta ekonomi 20 Juni - 5 Juli 2026 untuk liburan sekolah

SURABAYA, KABARHIT.COM - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat rekor positif. Sebanyak 1.093.424 pelanggan menggunakan kereta api selama Mei 2026. Angka itu naik 15% dibanding periode sama tahun 2025. KAI juga umumkan diskon tarif 30% untuk kereta ekonomi komersial mulai 20 Juni hingga 5 Juli 2026.`

Data KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan 546.828 pelanggan berangkat dan 546.596 pelanggan tiba di berbagai stasiun wilayah Daop 8. Total 1.093.424 penumpang, naik dari 950.741 penumpang di Mei 2025.

Baca juga: Syarat & Jadwal Diskon Tiket Kereta Api 30% KAI Daop 8 Surabaya Libur Sekolah 2026

Deputy KAI Daop 8 Surabaya Rachmad Zaini Kurniawan menyebut capaian ini bukti kepercayaan masyarakat ke kereta api makin tinggi.

"Pencapaian lebih dari satu juta pelanggan selama Mei 2026 menjadi indikator positif bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai pilihan utama masyarakat untuk bepergian," ujar Zaini.

Sejalan program stimulus Kementerian Perhubungan, KAI kasih diskon 30% untuk kereta api kelas ekonomi komersial. Program berlaku 20 Juni - 5 Juli 2026.

Baca juga: Meriahkan Hari Jadi Surabaya, KAI Sajikan Promo Tiket dan Event Vaganza

"Program diskon tarif yang diberikan pemerintah menjadi momentum yang sangat baik bagi masyarakat untuk bepergian dengan biaya yang lebih hemat," jelas Zaini.

Menurutnya, diskon ini bakal dorong mobilitas liburan sekolah + berdampak positif ke pariwisata, UMKM, dan ekonomi daerah.

Baca juga: KAI Daop 8 Surabaya Buka Penjualan Tiket Lebaran 2026 Mulai H-45

KAI Daop 8 komitmen jaga kualitas lewat pengembangan sarana, prasarana, dan digitalisasi layanan. Masyarakat diimbau pesan tiket via aplikasi Access by KAI untuk jadwal + tarif sesuai kebutuhan.

Kepercayaan pelanggan merupakan motivasi bagi kami untuk terus berinovasi," tutup Zaini.

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru