SURABAYA, KABARHIT.COM – Angkutan barang KAI Daop 8 Surabaya mencatat pertumbuhan sepanjang Januari-Agustus 2026. Volume barang yang diangkut mencapai 1.988.315 ton, naik 7,13 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 1.856.051 ton.
Dari total tersebut, petikemas menjadi komoditas terbesar dengan volume 1.332.445 ton, disusul BBM sebanyak 608.555 ton. Sementara angkutan barang retail mencapai 32.934 ton dan komoditas lainnya 14.381 ton.
Baca juga: KAI Daop 8 Surabaya Gelar Sosialisasi Keselamatan di Perlintasan Sebidang
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan peningkatan tersebut menunjukkan peran kereta api yang semakin luas dalam mendukung distribusi barang dan kebutuhan rantai pasok industri maupun perdagangan.
“Kereta api memiliki karakteristik mampu mengangkut barang dalam jumlah besar dalam satu perjalanan dengan pola perjalanan yang terjadwal. Hal ini dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi pelaku usaha dalam menentukan moda transportasi yang sesuai dengan kebutuhan distribusinya,” ujar Mahendro. Rabu, 23/09/2026
Baca juga: KAI Daop 8 Catat Lonjakan Penumpang Surabaya-Jakarta hingga 88 Persen
Menurutnya, transportasi berbasis rel juga dapat mendukung efisiensi dan keberlanjutan sistem logistik. Pengiriman dalam volume besar melalui satu perjalanan menjadi salah satu karakteristik yang dapat dimanfaatkan pelaku usaha untuk mengoptimalkan distribusi.
KAI Daop 8 Surabaya juga terus meningkatkan layanan angkutan barang melalui penguatan keselamatan, keandalan operasional, optimalisasi pelayanan, serta kolaborasi dengan pelanggan dan pemangku kepentingan.
Baca juga: KAI Daop 8 Tambah Perjalanan KA Gajayana dari Malang ke Jakarta
“Kami ingin layanan angkutan barang KAI dapat menjadi bagian dari solusi logistik bagi dunia usaha, sekaligus mendorong pola distribusi yang semakin efisien dan berkelanjutan,” pungkas Mahendro.
Editor : Tri Karyono