Pasar Murah Pemprov Jatim di Ponorogo Bantu Jaga Daya Beli Warga

Reporter : Deni Noel
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyerahkan paket kebutuhan pokok kepada warga saat pelaksanaan Pasar Murah Pemprov Jatim di Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo.

PONOROGO,KABARHIT.COM– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Kantor Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Sabtu (19/9/2026).

Pasar murah ini menjadi pelaksanaan ke-140 yang digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program tersebut sekaligus menjadi langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan membantu mengendalikan inflasi daerah.

Baca juga: Jelang Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Gubernur Khofifah Gaspol Pasar Murah Jaga Harga Pangan

“Ini sudah yang ke-140. Kita terus berkeliling untuk mendekatkan akses kebutuhan pokok kepada masyarakat,” ujar Khofifah.

Menurutnya, semakin luas pelaksanaan pasar murah, semakin banyak masyarakat yang bisa mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau.

“Harapannya daya beli masyarakat tetap terjaga dan kita juga bisa melakukan penetrasi terhadap inflasi,” kata Khofifah.

Sejumlah bahan kebutuhan pokok dijual dengan harga khusus. Di antaranya beras premium Rp14.000 per kilogram, beras medium/SPHP Rp11.000 per kilogram, minyak goreng Rp13.000 per liter, gula pasir Rp14.000 per kilogram, telur ayam Rp20.000 per kemasan, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, dan daging ayam Rp32.000 per kemasan.

Baca juga: Pasar Murah Digelar di Simokerto, Gubernur Khofifah Jaga Stabilitas Harga Jelang Nataru

Tersedia pula bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6.000 per 250 gram serta paket cabai Rp5.000 per 200 gram.

Khofifah menjelaskan, pasar murah Pemprov Jatim melengkapi program serupa yang telah dilakukan pemerintah kabupaten dan kota. Dengan begitu, jangkauan bantuan kepada masyarakat diharapkan semakin luas.

“Di daerah sebenarnya sudah ada program pasar murah. Kita melakukan pelapisan agar semakin banyak masyarakat yang tersapa,” jelasnya.

Baca juga: Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah Ke-300 di Desa Kapas Bojonegoro

Pemprov Jatim juga terus memantau harga dan ketersediaan pangan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, Bulog, distributor, pelaku usaha, hingga produsen.

Warga Pulung menyambut positif kegiatan tersebut karena sejumlah kebutuhan pokok dapat diperoleh dengan harga lebih terjangkau. Mereka berharap pasar murah dapat digelar secara rutin untuk membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

Editor : Tri Karyono

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru