KABARHIT, SURABAYA - Berdasarkan data yang dimiliki Pemkot Surabaya, ada sekitar 1.400 keluarga yang meninggal karena COVID-19. Dari jumlah tersebut, sekitar 600-an keluarga sudah disurvei Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, sedangkan sisanya, hingga saat ini pemkot masih terus melakukan pendataan.
Baca juga: Wali Kota Ungkap Proyeksi APBD Surabaya 2027 Capai Rp15 Triliun
Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni menyatakan siap menjadi orang tua asuh anak-anak sampai lulus sekolah yang ditinggal oleh orang tuanya karena terpapar COVID-19.
Baca Juga : Arif Fathoni Terjun Langsung Serahkan Sembako Bagi Warga Terdampak PPKM Darurat.
Menurut ia, sudah saatnya semua pihak ikut memikirkan masa depan anak-anak yang orang tuanya meninggal karena terpapar COVID-19. katanya (Minggu.22 agustus 2021)
Thoni mengatakan tidak selayaknya Pemerintah Kota Surabaya saja yang memikirkan nasib dari anak-anak tersebut, melainkan juga semua elemen masyarakat hingga pribadi.
Baca juga: Direksi Baru Perumda Air Minum Surya Sembada Surabaya Resmi Dilantik
Untuk itu, kami memulai menjadi anak asuh buat anak-anak itu. Semoga bisa diikuti yang lainnya, ujar anggota Komisi A DPRD Surabaya ini.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya memastikan hak-hak anak yang ditinggal oleh orang tuanya karena dampak COVID-19 terpenuhi.
Menurut Eri, Pemkot Surabaya akan memberikan intervensi yang sesuai untuk masa depan anak-anak tersebut.
Tidak hanya itu, Pemkot juga akan membangun asrama untuk anak-anak terdampak COVID-19.
Baca juga: Paripurna DPRD Surabaya, PSI Sepakat APBD 2025 Disahkan dengan Sejumlah Catatan
Di sana (asrama) itu, kami dapat memantau perkembangan mereka, ujarnya
And
Editor : Deni Noel
Komisi B Soroti Kehilangan Air PAM Surya Sembada dan Tekanan Air Surabaya Utara
Eri Cahyadi Dukung Pengembangan Fotografi Jurnalistik di Kota Surabaya
DPRD Surabaya Sepakati Arah APBD 2027, Pertumbuhan Ekonomi Diminta Lebih Merata
Wali Kota Ungkap Proyeksi APBD Surabaya 2027 Capai Rp15 Triliun