SIDOARJO, KABARHIT.COM - Disabilitas bukanlah pihak yang perlu dikasihani, melainkan masyarakat yang berhak memperoleh kesempatan dan perhatian yang setara.
Prinsip inilah yang diwujudkan melalui kegiatan Job Fair Inklusif 2025 yang digelar oleh Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) di Gedung Serbaguna Kabupaten Sidoarjo, Selasa (21/10/2025) pagi.
Dalam pernyataan, Kepala Dinasker Sidoarjo Ainun Amalia mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan fasilitas bagi disabilitas untuk mendapatkan akses ke dunia kerja. Menurutnya, pihaknya juga akan menyiapkan program pelatihan kerja khusus bagi disabilitas.
"Job Fair Inklusif ini merupakan wadah bagi teman-teman disabilitas. Setelah kegiatan ini, kami akan menata kembali dengan nantinya akan melakukan pelatihan kerja, agar mereka memiliki bekal keterampilan," ujarnya saat ditemui awak media sela-sela kegiatan tersebut.
Ainun menjelaskan bahwa pelatihan kerja akan digelar dengan bertujuan memperkuat kompetensi disabilitas, agar mampu bersaing baik sektor formal maupun informal. Ia pun berharap, perusahaan di Sidoarjo dapat memberikan respon positif dan memanfaatkan kegiatan ini untuk proses rekrutmen calon tenaga kerja.
"Mereka memiliki potensi dan talenta luar biasa. Pemerintah terus berkomitmen untuk tidak melakukan diskriminasi terhadap mereka, dengan memberikan kesempatan peluang kerja," kata Ainun.
Kadisnaker Sidoarjo mengungkapkan bahwa saat ini tercatat sekitar 386 disabilitas telah mendaftar dalam kegiatan job fair tersebut.
"Mereka akan disalurkan ke 38 perusahaan, dengan total 100 lowongan kerja yang dibuka dari 10 perusahaan," ungkap dia.
"Kami juga mendorpng BUMD Sidoarjo. Seperti BPR Delta Artha, yang ikut merekrut tenaga kerja disabilitas. Bahkan, ada beberapa OPD juga mulai melakukan hal yang sama," tambah Ainun.
Ainun mengakui bahwa tingkat pemenuhan kuota tenaga kerja Disabilitas baik sektor pemerintah dan swasta masih belum optimal sesuai dengan ketentuan peraturan daerah (perda).
"Sesuai perdw baru, sektor pemerintah wajib mempekerjakan 2n sektor swasta 1gi teman-teman disabilitas. Namun, pencapaian ini memang belum terpenuhi," imbuhnya.
Sementara, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih mengapresiasi kegiatan job Fair Inklusif 2025. Ia pun menyampaikan, terima kasih kepada perusahaan yang telah membuka peluang kerja bagi teman-teman disabilitas.
"Kami sangat mengapresiasi langkah Dinasker Sidoarjo dan perusahaan yang terlibat dalam Job Fair inklusif 2025. Ini merupakan bukti nyata bahwa disabilitas memiliki hak dan kesempatan yang sama," jelas Nasih.
Nasih pun berharap, kegiatan serupa dapat digelar lebih rutin dan mencakup yang lebih luas agar semakin banyak disabilitas memperoleh kesempatan bekerja yang sama.
"Kedepan, job fair Inklusif ini tidak cukup hanya satu atau dua kali dalam setahun. Harus diperbanyak dan diperluas agar kesempatan kerja semakin terbuka," harap dia.
Selain buka peluang kerja, Nasih juga mendorong adanya pelatihan kerja inklusi agar sejalan dengan peraturan daerah (perda) nomor 11 tahun 2024 tentang penghormatan, perlindungan dan pemenuhan hak disabilitas.
"Kami pun berharap seluruh pemangku kepentingan/stakeholder baik pemerintah maupun perusahaan, dapat menjalankan perda disabilitas nomor 11 tahun 2024 ini secara maksimal," pungkasnya.
Editor : Ipl