SURABAYA, KABARHIT.COM — Masyarakat Jawa Timur diminta meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim pancaroba, yang kerap memicu penyakit menular seperti gastroenteritis atau muntaber dan leptospirosis.
Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur dr Benjamin Kristianto, mengatakan perubahan cuaca dari kemarau menuju musim hujan terjadi cukup cepat. Menurutnya, kondisi tersebut perlu diantisipasi karena berpotensi menimbulkan banjir hingga memicu penyebaran penyakit.
“Genangan air akibat hujan bisa menjadi sumber penyakit menular. Karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk memastikan sistem drainase ini dibersihkan guna mencegah banjir,” ujar dr. Benjamin saat ditemui wartawan di Gedung DPRD Jatim, Jalan Indrapura, Surabaya, Kamis (6/11/2025) siang.
Politikus Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu, mengimbau masyarakat menjaga daya tahan tubuh serta menerapkan perilaku hidup bersih, agar terhindar dari gastroenteritis maupun leptospirosis.
“Penyakit tersebut dapat menular dan menimbulkan masalah kesehatan apabila tidak ada antisipasi, terutama pada saluran air yang menimbulkan genangan,” jelasnya.
Dokter Benjamin juga mengingatkan pentingnya kebersihan pribadi dan rumah tangga. Orang tua diminta memastikan anak-anak tidak bermain air kotor saat hujan, serta rutin mencuci tangan.
Ia turut mendorong pemerintah daerah, melalui dinas lingkungan hidup dan bina marga PU, melakukan perbaikan infrastruktur, pembersihan drainase, serta penanggulangan lingkungan untuk meminimalisasi banjir serta risiko penyebaran penyakit.
“Dinas lingkungan hidup dan bina marga pekerjaan umum perlu bergerak cepat melakukan pembersihan serta pembenahan infrastruktur,” tegas dia.
dr. Benjamin menambahkan masyarakat yang mengalami gejala penyakit bawaan musim hujan diminta segera berkoordinasi dengan fasilitas kesehatan terdekat.
“Pemantauan sumber air dan potensi kontaminasi juga penting, khususnya di wilayah dengan kasus gastroenteritis tinggi. Petugas kesehatan harus proaktif mengidentifikasi dan menangani keluhan masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Ipl