SURABAYA, KABARHIT - Pusat wisata kuliner khas Pecinan di Jalan Kembang Jepun Surabaya hidup kembali melalui konsep baru, kawasan yang dikenal sebagai Kya-Kya tersebut kembali ramai.
Ini ditandai pemukulan tambur oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama sejumlah forkopimda dan pegiat dari berbagai komunitas pada acara Kembang Jepun Festival, Sabtu (10 September 2022) malam.
Baca juga: Kejuaraan Pencak Silat Piala Wali Kota Surabaya 2026 Siap Digelar
Dandim Surabaya Utara Letkol Inf Budi Handoko, S.Sos., saat hadiri acara launcing mengatakan, Kawasan Kya-Kya ini dibuka kembali pada malam hari dengan konsep baru, kawasan ini diharapkan bisa menjadi salah satu jujugan wisata warga Kota Pahlawan.
Baca Juga : Danrem 084/BJ Audensi dengan Kepala FKBN Bakorda Sidoarjo"Kalau siang tempat ini kan biasa menjadi salah satu pusat bisnis ya. Nah, baru pada malam harinya di buat untuk wisata kuliner," katanya.
Selanjutnya, wisata Kya-Kya Reborn ini akan dibuka pada tiap Jumat, Sabtu dan Minggu. Saat dibuka, masyarakat bisa menikmati makanan hingga tampilan budaya.
Baca juga: Rapat Paripurna Perdana DPRD Surabaya Bahas RPJMD 2025–2029 dan Raperda Pemakaman
Adanya wisata kuliner khas Pecinan di kawasan Kembang Jepun semakin memperbanyak kawasan wisata malam di Kota Surabaya.
Selain menjaga budaya, bangkitnya wisata di Surabaya juga sebagai strategi membangkitkan ekonomi. Sebab, ada berbagai usaha yang juga terdampak akibat ramainya sebuah kawasan, pungkasnya.
Tak hanya terpusat di Jalan Kembang Jepun, Walikota Surabaya bersama sejumlah forkopimda juga sempat menikmati suasana kampung Pecinan di Jalan Slompretan. Mereka menaiki becak.
Baca juga: PSI Surabaya Bagikan Ratusan Gembok Cakram Gratis untuk Warga
Rombongan melihat berbagai bentuk lampion yang dipasang di sepanjang jalan. Pemkot juga telah menghias berbagai spot dengan lukisan mural yang membuat lokasi semakin Instagramable.
(and/red)Editor : Deni