SPMB Surabaya 2026: Bang Jo Tutup Celah Titip KK, 4 Jalur

SPMB Surabaya 2026 mulai uji coba Juni. Bang Jo pastikan ada Perwali, kuota afirmasi 40% terbesar, sistem anti titip KK, dan pembagian domisili kota-kecamatan
SPMB Surabaya 2026 mulai uji coba Juni. Bang Jo pastikan ada Perwali, kuota afirmasi 40% terbesar, sistem anti titip KK, dan pembagian domisili kota-kecamatan

SURABAYA, KABARHIT.COM – Uji coba Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Surabaya 2026 resmi dimulai sejak awal Juni 2026. Tahun ini Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengedepankan tiga prinsip utama: transparansi, akuntabilitas, dan pemerataan akses pendidikan untuk jenjang SMP Negeri.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Johari Mustawan atau akrab disapa Bang Jo, menegaskan seluruh proses SPMB tahun ini sudah memiliki dasar hukum yang jelas melalui Peraturan Wali Kota (Perwali).

“Yang jelas dipastikan sudah ada perwalinya untuk memastikan bahwa SPMB memiliki dasar hukum,” ujar Bang Jo, Senin 8/6/2026.

1. SPMB Surabaya 2026 Dimulai, Target Penerimaan SMP Negeri

Uji coba SPMB 2026 menjadi tahapan awal sebelum pendaftaran resmi dibuka. Fokus tahun ini ada pada sistem yang mudah dipahami orang tua dan calon peserta didik, sekaligus menutup celah praktik yang merugikan.

2. Bang Jo: Ada Perwali, Praktik Titip KK Dipastikan Gak Bisa Lagi

Sorotan utama Bang Jo ada pada pencegahan manipulasi domisili atau “titip KK”. Menurutnya, transparansi data sejak awal jadi kunci agar orang tua tahu alasan anaknya diterima atau tidak.

“Transparansi itu yang akan membuat praktik titip KK tidak bisa dilakukan lagi,” tegas Bang Jo.

Untuk menutup celah itu, Pemkot Surabaya lewat Dispendukcapil menerapkan syarat masa domisili. Sistem domisili juga dibagi dua: domisili kota dan domisili kecamatan. Tujuannya biar peluang siswa merata, tidak hanya ditentukan kedekatan rumah ke sekolah.

3. 4 Jalur SPMB SMP Surabaya 2026 + Rincian Kuota

Tahun ini penerimaan SMP Negeri Surabaya dibuka lewat 4 jalur utama. Berikut rinciannya:

-Jalur Afirmasi: 40%- Porsi terbesar untuk warga kurang mampu. Prioritas akses pendidikan tanpa terbebani biaya.

Jalur Mutasi: 5% - Khusus anak dari orang tua yang pindah tugas ke Surabaya.

Jalur Prestasi - Untuk siswa berprestasi akademik maupun non-akademik.

Jalur Domisili - Berdasarkan jarak dan pembagian domisili kota serta kecamatan.

Bang Jo minta orang tua memahami karakteristik tiap jalur sebelum pilih sekolah. Pemahaman yang tepat bikin peluang anak lebih besar sesuai kondisi masing-masing.

4. Daya Tampung Sekolah & Solusi Afirmasi ke Swasta*
Bang Jo juga menyorot soal daya tampung SMP Negeri yang terbatas. Ia berharap Pemkot memastikan semua lulusan SD bisa lanjut ke SMP.

“Khusus jalur afirmasi, warga yang butuh bantuan pendidikan harus tetap dapat akses, baik negeri maupun swasta. Kalau negeri penuh, fasilitasi lewat swasta yang dapat dukungan pembiayaan,” jelasnya.

Dengan begitu, siswa dari keluarga kurang mampu tidak tertinggal hanya karena keterbatasan kursi di sekolah negeri.

Uji coba SPMB 2026 ini jadi harapan baru bagi orang tua di Surabaya. Proses yang adil, terbuka, dan tanpa celah manipulasi diharapkan mampu menjangkau semua calon peserta didik, terutama kelompok yang paling butuh akses pendidikan.

 

Editor : Deni