Adrian Jonathan Pasaribu Wakili Indonesia di Komite Alternativa Film Festival 2026

Reporter : Deni
Adrian Jonathan Pasaribu, Co-founder Cinema Poetica sekaligus Kurator Jakarta Film Week yang juga menjadi anggota komite seleksi dari Indonesia

JAKARTA, KABARHIT.COM – 4 September 2025 — Setelah sukses digelar pada 2024 di Yogyakarta, Indonesia, Alternativa melangkah ke babak baru dengan secara resmi memulai debutnya di Kolombia melalui sebuah panel di ajang Bogotá Audiovisual Market (BAM). Kehadiran Alternativa di BAM menandai langkah penting menuju penyelenggaraan Alternativa Film Festival 2026, yang akan berlangsung di Kolombia dengan fokus regional pada perfilman Amerika Latin.

Dalam sesi bertajuk “Festival-Ready: 5 Ways to Boost Your Film’s Visibility and Impact”, Alternativa bersama mitra utamanya, inDrive, menghadirkan pembicara Natalia Pylaeva (Program Director Alternativa), Anna Gudkova (Head of Industry and Labs, Alternativa), serta Marcela Lizcano (Creative Producer dan pendiri Nodo Sur). Mereka membagikan wawasan strategis untuk meningkatkan visibilitas film, memperkuat hubungan dengan penonton, hingga menjadikan sinema sebagai alat perubahan sosial.

Baca juga: Medellin Jadi Tuan Rumah Alternativa Film Festival 2026: Rekor Peserta dan Misi Sosial Makin Menguat

Residency Baru untuk Kampanye Dampak

Pada kesempatan tersebut, Alternativa juga meluncurkan program baru bertajuk Residency for Impact Campaigns yang dijalankan bersama mitra regionalnya, Nodo Sur. Inisiatif ini akan mendukung enam film dari Amerika Latin dalam merancang strategi distribusi sekaligus kampanye sosial—mendorong sinema sebagai medium kolaboratif yang mampu menghadirkan dampak nyata di masyarakat.

Komite Seleksi Festival 2026 Diumumkan

Salah satu momen paling dinanti di panel tersebut adalah pengumuman Komite Seleksi Alternativa Film Festival 2026. Komite ini terdiri dari para kurator, programmer, dan pakar dampak sosial dari berbagai kawasan dunia—termasuk Amerika Latin, Asia Tenggara, Asia Tengah, hingga Eropa Timur.

Menurut Natalia Pylaeva, Festival 2026 akan menjadi titik temu film-film berdampak dari Asia dan Amerika Latin. “Kami bangga menyambut anggota baru komite seleksi yang memiliki pengetahuan mendalam serta kecintaan terhadap sinema dari kawasan seperti Kolombia, Meksiko, Argentina, Chile, Brasil, Kuba, dan lainnya,” ujarnya.

Sementara itu, Adrian Jonathan Pasaribu, Co-founder Cinema Poetica sekaligus Kurator Jakarta Film Week yang juga menjadi anggota komite seleksi dari Indonesia, menyampaikan harapannya terhadap representasi yang lebih inklusif.

“Saya ingin melihat lebih banyak cerita dari daerah yang jarang ditampilkan, tokoh dari wilayah yang jarang dibicarakan, dan komunitas yang biasanya tidak terlihat. Festival ini harus makin dekat dengan masyarakat,” ungkapnya.

Komite Seleksi Alternativa Film Festival 2026

Kategori Film Panjang:

Adrian Jonathan Pasaribu (Indonesia) – Co-founder Cinema Poetica, Kurator Jakarta Film Week

Ashley Salman (Chile/AS) – Sutradara, penulis, sinematografer

Chong Lee Yow (Malaysia) – Dosen film, kandidat PhD

Farha Khatun (India) – Sineas/editor

Gulnara Abikeyeva (Kazakhstan) – Kritikus film, Presiden Kazakh Film Critics Association

Hà L Dim (Vietnam) – Sutradara pemenang penghargaan

Hossein Eidizadeh (Iran) – Kritikus dan konsultan festival

Ignacio Catoggio (Argentina) – Sekretaris Eksekutif CAACI

Baca juga: Dari Asia ke Amerika Latin: Alternativa Film Festival 2026 Undang Kreator Indonesia Berpartisipasi

Javier Martín (Spanyol/Prancis) – Delegasi San Sebastian Film Festival

Luis Felipe Raguá Miranda (Kolombia) – Programmer Cinemateca de Bogotá

Marcia Vaz (Brasil) – Instituto Moreira Salles

Martin Horyna (Republik Ceko) – Programmer Karlovy Vary IFF, Presiden FIPRESCI Czech Section

Rajan Kathet (Nepal) – Sineas, alumni Berlinale Talents

Sharofat Arabova (Tajikistan) – Sineas, akademisi, anggota NETPAC

Kategori Film Pendek:

Jaime E. Manrique (Kolombia) – Founder LABORATORIOS BLACK VELVET & BOGOSHORTS

Marbel Vanegas Jusayu (Kolombia) – Sutradara, produser

Márcio Miranda Perez (Brasil) – Editor, sineas

Tania Delgado (Kuba) – Sutradara, pengelola Festival of New Latin American Cinema

Xun Sero (Meksiko) – Sineas dokumenter Tsotsil Maya

Pakar Dampak (Impact Experts):

Clare Weiskopf (Kolombia) – Sineas, jurnalis, Co-founder Casatarántula

Marcela Lizcano (Kolombia) – Sineas, pendiri Viceversa Cine

Kara Magsanoc-Alikpala (Filipina) – Produser dokumenter, anggota juri Oscars, Presiden Filipino Documentary Society

Rodrigo Antônio (Brasil) – Direktur Pelatihan, Instituto Taturana

Alternativa menyampaikan apresiasi kepada para mitra di Amerika Latin atas dukungan mereka dan berharap dapat menjalin kolaborasi lebih luas di kawasan tersebut. Pendaftaran resmi Alternativa Film Festival 2026 telah dibuka hingga 10 Oktober 2025, untuk kategori film panjang dari Asia dan Amerika Latin, serta film pendek khusus dari Amerika Latin.

Informasi lebih lanjut mengenai kota penyelenggara, tanggal festival, serta anggota Dewan Juri Internasional akan diumumkan dalam waktu dekat.

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru