Meriahkan HDI 2025, BK3S Jatim Siapkan Puncak Acara Istimewa

Reporter : Nurcholis
Suasana pelatihan tata rias wajah di BK3S Jawa Timur. (Foto : Istimewa)

SURABAYA, KABARHIT.COM  - Badan Koordinasi Kegiatan Kesejahteraan Sosial (BK3S) Jawa Timur akan menggelar puncak kegiatan hari disabilitas internasional (HDI) tahun 2025 pada tanggal 6-7 Desember mendatang. 

Kegiatan tersebut berlangsung dua hari, mulai dari screening pemeriksaan mata, pameran dan bazar UMKM disabilitas, dan beragam perlombaan. Diantaranya adalah lomba fashion nusantara, lomba joget tuli wicara, musik patrol dan stand up comedy disabilitas. 

Baca juga: Momentum Hari Disabilitas Internasional, PT Kerta Rajasa Raya Buka Peluang Kerja bagi 30 Penyandang Disabilitas

Ketua Panitia Isnawati mengatakan pihaknya juga akan menggelar pentas seni mulai dari siang hingga malam hari. Menurutnya, salah satunya adalah penampilan Difa Laras, yakni kelompok karawitan yang beranggotakan penyandang disabilitas. 

“Kami ingin membuktikan bahwa disabilitas mampu untuk berdaya tanpa batas. Dan itu adalah tema acara kami di tahun ini,” ujar Isnawati melalui keterangan tertulis diterima redaksi, Jumat (5/12/2025). 

Tidak itu saja, melalui acara ini disablitas mampu membangun kepercayaan diri dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat. “Kami juga ingin mewujudkan program aksi di bidang disabilitas demi penyetaraan kesempatan bagi disabilitas,” tandas mantan mengajar di YPAC Surabaya ini.

Sedangkan, pada 7 Desember, acara diisi dengan senam sehat disabilitas dan pagelaran wayang inklusi di Gedung Cak Durasim mulai 19.00 WIB. 

Dan, rangkaian acara ditutup oleh pembagian kacamata untuk siswa sekolah dan lansia pada 10 Desember yang rencananya akan dihadiri oleh Fatma Saifullah Yusuf selaku Istri Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul). 

Sementara itu, Ketua BK3S Jawa Timur Pinky Saptandari mengungkapkan bahwa sasaran kegiatan ini adalah seluruh disabilitas dan kelompok masyarakat yang peduli disabilitas di seluruh Jawa Timur. 

Baca juga: Grand Swiss-Belhotel Darmo Rayakan Hari Disabilitas Internasional dengan Semarak Kreativitas

"Jadi, kami melibatkan banyak pihak, mulai dari individu, lembaga sosial hingga pengusaha yang peduli disabilitas,” imbuhnya. 

Dosen Universitas Airlangga Surabaya ini menambahkan, rangkaian acara HDI 2025 sebenarnya sudah digelar sejak bulan November. Beberapa kegiatannya adalah pelatihan ketrampilan tata wajah yang bekerja sama dengan Perempuan Indonesia Pintar (PIP) pada 15 November. Lalu penyampaian aspirasi ke DPRD Jawa Timur tentang pemberdayaan sosial disabilitas pada 19 November. 

“Kami juga menggelar pelatihan barista kopi bagi penyandang disabilitas, pada 29 November. Untuk acara ini, kami bekerja sama dengan Air Minum Biru dan Komunitas Mata Hati,” katanya. 

Diharapkan melalui acara ini, mampu menumbuhkan pemahaman yang lebih utuh, timbulnya pemikiran kritis dan tindakan yang lebih konkrit serta keberpihakan terhadap permasalahan disabilitas sekaligus mendorong program-program aksi bidang pemberdayaan disabilitas di Jawa Timur sebagai upaya mewujudkan kesejahteraan sosial disabilitas. 

Baca juga: Peringati Hari Disabilitas Internasional, Polri Gelar Police Art Festival 2022

Sekadar informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023, jumlah penyandang disabilita di Indonesia mencapai lebih dari 22 juta jiwa atau sekira 8,5 ri total populasi. 

Dari jumlah itu, berdasar data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) per Oktober 2025 total ada 245,3 ribu peserta didik penyandang disabilitas. Tertinggi di jenjang pendidikan menengah yang mencapai 151,7 ribu penyandang disabilitas, disusul jenjang pendidikan dasar, sekira 67,8 ribu penyandang disabilitas. 

Jawa Timur sendiri menempati peringkat kedua dengan 34,1 ribu siswa disabilitas. Di bawah Jawa Barat, 38,1 ribu siswa disabilitas.

Editor : Nurcholis

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru