SURABAYA, KABARHIT.COM – Awal tahun 2026 di Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari, Surabaya, diawali dengan semangat kebersamaan melalui program sosial Sego Rongewu. Kegiatan yang telah memasuki Episode 3 Seri ke-25 ini digelar di RW 2 Kelurahan Rangkah dan mendapat sambutan antusias dari warga karena menghadirkan perpaduan nilai sedekah, kepedulian sosial, kesehatan, hingga nasionalisme.
Ketua IKASDASA, Drs. Bambang Udi Ukoro, M.Si, menjelaskan bahwa Sego Rongewu merupakan program edukatif yang bertujuan menanamkan budaya sedekah sejak dini, tanpa memandang latar belakang ekonomi.
Baca juga: Baksos'e Suroboyo Sahur Bersama Anak Yatim, Wujudkan Kebaikan Ramadhan
“Sego Rongewu ini sebenarnya hanya nama program. Nilai Rp 2.000 yang kami tetapkan sejak tahun 2016 bukan soal besar kecilnya uang, tetapi tentang niat dan keikhlasan dalam bersedekah. Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sedekah bisa dilakukan siapa saja dan kapan saja,” ujar Bambang.
Ia menambahkan, program ini telah menginspirasi banyak tokoh masyarakat dan berkembang luas, tidak hanya di Surabaya, tetapi juga di berbagai daerah di Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Yogyakarta. Dengan konsep sederhana—warga dhuafa bersedekah untuk sesama dhuafa—Sego Rongewu terus menumbuhkan harapan dan keberkahan.
Apresiasi juga disampaikan oleh Lurah Kelurahan Rangkah, Jefri Arditya Pamungkas, S.STP, M.A.P. Menurutnya, Sego Rongewu memiliki manfaat yang sangat luas bagi masyarakat.
“Kegiatan ini mengandung nilai kepedulian, kebersamaan, dan kesadaran kesehatan. Bahkan bisa disebut sebagai mini festival warga karena suasananya meriah dan masyarakat sangat menikmati,” ungkapnya.
Ia berharap ke depan kegiatan Sego Rongewu dapat digilir ke RW lain di Kelurahan Rangkah agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh warga.
Sementara itu, Veteran Republik Indonesia, Haji Mochamad Gozali, Purnawirawan TNI AL yang kini menjabat Ketua Veteran RI Kecamatan Tambaksari, menegaskan bahwa Sego Rongewu juga berperan penting dalam menumbuhkan semangat nasionalisme dan kepedulian sosial, khususnya bagi generasi muda.
Baca juga: Sego 2000 Hadirkan Kehangatan di RW 04 Banyu Urip Wetan, Warga Antusias Sambut Kepedulian Sosial
“Kegiatan ini menjadi motor penggerak kepedulian, nasionalisme, patriotisme, serta penghormatan kepada para pejuang bangsa. Generasi penerus harus mewarisi semangat perjuangan untuk menjaga dan membangun NKRI,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pemahaman terhadap pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, dan Sumpah Pemuda, sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dukungan terhadap kegiatan ini datang dari berbagai pihak, salah satunya Lions Club Surabaya Brotherhood. Presidennya menyampaikan bahwa kolaborasi dalam Sego Rongewu sejalan dengan semangat pelayanan sosial.
“Nilai Rp 2.000 mungkin terlihat kecil, namun dampaknya sangat besar bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut,” ujarnya.
Baca juga: Meriahkan Hari Anak Nasional, Ikasdasa Gelar Baksos Sego Rongewu di Ngagel Rejo
Di bidang kesehatan, DPK PPNI RSPAL dr. Ramelan Surabaya turut berkontribusi melalui pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga. Ketua DPK PPNI RSPAL dr. Ramelan, Sivira Kristinenru, menjelaskan bahwa layanan kesehatan meliputi pemeriksaan tekanan darah, nadi, gula darah, asam urat, serta edukasi pola hidup sehat.
“Kami sudah tiga kali bergabung dengan tim Pak Bambang. Harapannya, kegiatan pengabdian masyarakat ini bisa terus berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi warga RW 2 dan RW 3 Kelurahan Rangkah,” jelasnya.
Tak hanya sarat nilai sosial dan edukasi, kegiatan Sego Rongewu kali ini juga menghadirkan hiburan bagi warga, salah satunya lomba merias wajah berpasangan dengan mata tertutup yang menambah semarak dan keceriaan suasana.
Melalui kolaborasi lintas komunitas, pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, organisasi sosial, serta para veteran, Sego Rongewu kembali membuktikan bahwa gerakan kecil berbasis gotong royong mampu membangun kepedulian sosial, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta menanamkan semangat kebangsaan secara berkelanjutan.
Editor : Deni