SURABAYA, KABARHIT.COM – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya resmi memulai pembangunan enam gedung sekolah baru pada tahun anggaran 2026. Proyek ini mencakup lima SMP Negeri dan satu SD Negeri, yang seluruhnya masuk dalam program Proyek Strategis Daerah (PSD) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Surabaya.
Kabid Sarana dan Prasarana Pendidikan Dispendik Kota Surabaya, Ir. Awang Wirawan, ST., MT., merinci bahwa kelima SMPN baru tersebut berlokasi di kawasan: Gunung Anyar
Tambak Wedi.Medokan Ayu. Bringin Waru Gunung
Baca juga: KA Pandalungan 2 Berangkat Perdana dari Stasiun Gubeng
Sementara itu, satu SDN baru juga dibangun di kawasan Tambak Wedi. "Khusus di Tambak Wedi, kami membangun dua lembaga sekaligus, yaitu satu SMPN dan satu SDN," jelas Awang saat memberikan keterangan kepada media, Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan *master plan* yang telah disiapkan, setiap sekolah rata-rata akan memiliki bangunan tiga lantai di atas lahan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Luas lahan bervariasi, berkisar antara 5.000 hingga 6.000 meter persegi.
Fasilitas tahap awal yang dibangun meliputi:
10 ruang kelas
Ruang kepala sekolah dan ruang guru
Ruang Tata Usaha (TU)
Laboratorium
3 unit toilet
Baca juga: FIPS Unitomo MoU dengan License Academy, Mahasiswa Sastra Jepang Bisa Studi ke Jepang
Awang memaparkan bahwa anggaran untuk tiap titik sekolah berbeda-beda karena sebagian proyek merupakan kelanjutan dari tahun sebelumnya (multiyears). Proyek di Waru Gunung, Tambak Wedi, dan Medokan Ayu adalah kelanjutan dari tahun 2025. Sedangkan proyek di Gunung Anyar, Bringin, serta SDN Tambak Wedi merupakan pembangunan yang benar-benar baru.
"Untuk Waru Gunung, struktur bangunannya sudah selesai tahun lalu. Tahun ini tinggal proses *finishing*, sehingga anggarannya berkisar antara Rp4 hingga Rp5 miliar. Sementara untuk proyek sekolah yang baru dimulai dari awal, anggarannya sekitar Rp8 miliar," urai pria kelahiran Sidoarjo tersebut.
Dispendik Surabaya menargetkan seluruh proyek fisik ini selesai dalam satu masa anggaran tahun ini. Proses *finishing* dijadwalkan rampung pada awal Desember 2026, sehingga gedung-gedung baru tersebut sudah siap dioperasikan pada awal tahun ajaran baru 2027.
Baca juga: Datang ke Posko SPMB Surabaya! Petugas Dispendik Siap Bantu Verifikasi Data Ortu Hingga 15 Juni
Belajar dari pengalaman tahun lalu—di mana beberapa proyek sempat terbengkalai akibat keterlambatan proses lelang yang memangkas waktu pengerjaan—Dispendik berkomitmen melakukan pengawalan ketat. Pada tahun 2025, beberapa proyek terpaksa mandek dan hanya menyelesaikan struktur bangunan dasar, pengurukan lahan, atau pemasangan pagar pembatas saja.
"Tahun ini pengawasan kami perketat agar semua tahapan berjalan lancar. Proses lelang sudah dimulai sejak Mei lalu dan kontrak kerja sudah berjalan, termasuk untuk wilayah Gunung Anyar yang berkontrak di bulan Juni.
Kami berharap dinamika ekonomi seperti kenaikan harga BBM atau penguatan dolar tidak sampai menghambat jalannya proyek ini," pungkas Awang
Editor : Deni