Driver Ojol Surabaya Rebut Hadiah Rp1 Juta di DANDAN 2026 UNAIR

Reporter : Deni
Ibu-ibu driver ojol perempuan Surabaya foto bareng mahasiswa MM FEB UNAIR saat DANDAN Awarding 2026. Juara 1 dan 2 pegang hadiah uang tunai Rp1 juta dan Rp750 ribu.

SURABAYA, KABARHIT.COM - 27Juni 2026 – Sebanyak 29 driver ojek online perempuan di Surabaya kini punya bekal baru. Mahasiswa Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Angkatan 65 dan 66 baru saja menggelar program pemberdayaan bernama DANDAN 2026.

DANDAN singkatan dari Driver Andalan: Content Digital Training. Lewat tagline “Dandan dulu, siap melaju, andalan selalu”, program ini fokus ngasih keterampilan digital buat ibu-ibu pejuang aspal biar melek konten dan ekonomi digital.

Baca juga: TPS dan KSOP Tanjung Perak Kompak Cegah Peredaran TSL Lewat Sinergi Lintas Instansi

Program ini digagas di bawah bimbingan Dr. Tri Siwi Agustina, SE., M.Si. Tujuannya jelas mengangkat kapasitas perempuan pekerja informal supaya lebih siap hadapi persaingan platform digital yang makin ketat.

Workshop tahap pertama digelar Sabtu, 6 Juni 2026 di FEB UNAIR Kampus B. Peserta langsung belajar dari praktisi. Hadir Superheru, driver ojol yang sukses jadi content creator, dan Choki Saputra, penyiar Gen FM Surabaya yang tiap hari update kondisi jalan.

Dua dosen MM UNAIR, Drs. Sri Gunawan, M.Com., DBA. dan Dr. Tuwanku Aria Auliandri, S.E., M.Sc. juga turun ngasih materi. Acara dibuka langsung oleh dosen pembimbing, Dr. Tri Siwi Agustina.

Di sesi awal, peserta diajarin teknik bikin foto dan video sederhana pake HP, nulis caption yang ngena, nentuin jam upload terbaik, sampai dasar-dasar live selling.

Baca juga: Anggota DPRD Surabaya Raih Gelar Doktor, Disertasi Herlina Harsono Bahas Kepemimpinan & Partai Politik

Sesi kedua lebih ke jurnalisme warga. Para ibu diajari prinsip 5W+1H buat laporin kondisi jalan, plus pentingnya cek fakta sebelum sebar info. Tujuannya biar mereka bisa jadi “mata dan telinga” warga di jalanan, tapi tetap akurat.

Driver ojol perempuan punya peran ganda. Di jalan mereka cari nafkah, di rumah mereka tumpuan ekonomi keluarga. Padahal persaingan antar platform makin sengit.

Lewat DANDAN, para peserta diajak mikir: skill digital itu bisa jadi senjata baru. Selain nambah percaya diri, keterampilan bikin konten juga bisa buka peluang penghasilan tambahan di luar narik penumpang.

Baca juga: DPRD Surabaya Gandeng Jurnalis Dewan Perkuat Edukasi Fungsi Legislatif ke Publik

Program DANDAN 2026 ini bukti kalau dunia akademik UNAIR nggak cuma di kelas. Tapi juga turun langsung nyentuh pelaku ekonomi riil di Surabaya.

Foto : Suasana DANDAN Awarding 2026 di FEB UNAIR Kampus B. 29 driver ojol perempuan Surabaya antusias mengikuti pelatihan content creator digital dari mahasiswa Magister Manajemen UNAIR Angkatan 65-66.

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru