Tudang Sipulung KKSS 2026 di Malang-Bromo, Pererat Persaudaraan

Reporter : Deni
Ketua BPW KKSS Jawa Timur Ir. H. Muslim Hamzah mengenakan Songkok Pamiring bersama Ustaz Muhammad Nur Maulana serta ratusan warga Sulsel saat Tudang Sipulung KKSS 2026 di malang

MALANG, KABARHIT.COM – Momen bersejarah terjadi di Bromo Hillside, Sabtu 4/7/2026. Songkok Pamiring warisan budaya Bugis diserahkan Ketua BPW KKSS Jatim Ir. H. Muslim Hamzah kepada tokoh adat Tengger Romo Supoyo.

Penyerahan itu jadi puncak Tudang Sipulung KKSS Jawa Timur 2026 yang mempertemukan ratusan warga Sulsel dan Malang Raya selama 2 hari, 3-4 Juli 2026. Rangkaian acara mulai dari forum ekonomi Rp5,5 juta, pengajian Ustaz Muhammad Nur Maulana, hingga dialog budaya lintas suku.

Baca juga: KKSS Jatim dan Masyarakat Tengger Teguhkan Persaudaraan Budaya di Lereng Bromo

Rangkaian kegiatan diawali Jumat 3/7/2026 dengan KKSS Business Forum di NK Cafe, Karangploso, Kabupaten Malang. Mengusung tema "Malang Raya: Lumbung Pangan, Kolaborasi Modal, AI, dan Hilirisasi Peternakan Berbasis Ekonomi Pancasila Menuju Swasembada", forum mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, perbankan, hingga praktisi peternakan.

Ketua BPD KKSS Malang Raya Dr. R. Djoni Sudjatmoko, S.E., M.M., penulis buku Ekonomi Pancasila, tampil sebagai keynote speaker. Acara dibuka Ahmad Riza Muzammil, S.Pt., M.M. dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur yang mewakili Gubernur Jawa Timur.

Panelis yang hadir antara lain Kepala Dinas Peternakan Malang Eko Wahyu Widodo, GM PT Berdikari A.S. Hasbi Al-Islahi, perwakilan Kementerian Keuangan RI Soeharto, Bank BTN Abdul Syukur, praktisi Epek Alamsyah & Fibra Yohana CEO Jago Ternak, serta Dr. Eng. Muh. Ashar Pakkawaru dari PT Inovasi Utama Nusantara AI. Moderator Dr. M. Fadhlirrahman Latief, S.Pt., M.Si.

Dalam forum ini juga diluncurkan buku Ekonomi Pancasila karya Dr. Djoni Sudjatmoko dan program KKSS Digital Connection untuk memperkuat jejaring digital warga KKSS Jatim.

Malam harinya, ratusan jamaah menghadiri Pengajian Ceria bersama dai nasional Ustaz Muhammad Nur Maulana. Mengusung tema "Mempererat Silaturahmi, Menguatkan Ukhuwah, Membangun Kebersamaan Keluarga Besar Sulawesi Selatan di Jawa Timur", suasana berlangsung hangat.

Acara dihadiri Gubernur Jatim diwakili Dr. Aries Agung Paewai, S.STP., M.M., Rektor Universitas Widyagama, PT Taspen, BPJS Ketenagakerjaan, pengurus BPW KKSS Jatim, serta IWSS Jatim.

Baca juga: KKSS Jatim dan Masyarakat Tengger Teguhkan Persaudaraan Budaya di Lereng Bromo

Ustaz Maulana mengajak jamaah menjaga ukhuwah Islamiyah, memperbanyak syukur, dan menghadirkan kebahagiaan. Gaya komunikatif dan humornya membuat suasana religius sekaligus menghibur, mempererat persaudaraan warga Sulsel di perantauan.

Masih Jumat 3/7/2026, Turnamen Domino Piala KKSS Jawa Timur IV digelar diikuti perwakilan BPD KKSS se-Jatim. Total hadiah Rp5,5 juta menjadi ajang mempererat persaudaraan dan solidaritas antarwarga KKSS.

Puncak acara Sabtu 4/7/2026 melalui Silaturahmi dan Dialog Budaya bersama masyarakat Adat Tengger di Bromo Hillside, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Tokoh Tengger Romo Supoyo dari Lumajang dan Romo Abah H. Kartono dari Malang hadir bersama Ketua BPW KKSS Jatim Ir. H. Muslim Hamzah. Pertemuan jadi ruang berbagi nilai budaya, memperkuat persaudaraan lintas suku, dan meneguhkan komitmen kebhinekaan.

Baca juga: KKSS Jatim dan Masyarakat Tengger Teguhkan Persaudaraan Budaya di Lereng Bromo

BPW KKSS Jatim menyerahkan cenderamata simbol persaudaraan. Songkok Pamiring, warisan budaya Bugis yang melambangkan kehormatan dan integritas, diserahkan ke tokoh adat Tengger. Passapu, penutup kepala khas Sulsel sarat makna kepemimpinan, diserahkan ke Kepala Desa sebagai lambang persahabatan.

Ketua Pelaksana Ahmad Fuad Rahman, S.E., M.M. mengatakan Tudang Sipulung diharapkan melahirkan kolaborasi nyata di bidang ekonomi, pendidikan, sosial, budaya, hingga pemberdayaan masyarakat.

"Tudang Sipulung bukan sekadar berkumpul, tetapi menjadi ruang untuk duduk bersama, bermusyawarah, membangun jejaring, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas," ujarnya.

Melalui forum bisnis, nilai keagamaan, olahraga, peluncuran buku, digitalisasi, hingga dialog budaya bersama masyarakat Adat Tengger, Tudang Sipulung KKSS Jatim 2026 menjadi contoh keberagaman sebagai kekuatan persatuan nasional dan pembangunan inklusif

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru