SURABAYA,KABARHIT.COM (22/8/2026) – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa turut mendukung penyaluran bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dukungan tersebut dilakukan dengan memfasilitasi pengiriman 12 truk berisi kebutuhan logistik dan bantuan kemanusiaan melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Bantuan diberangkatkan menggunakan KM Dharma Rucitra VIII milik PT Dharma Lautan Utama (DLU), Jumat (21/8/2026).
Baca juga: Pelindo dan Pemprov Jatim Kirim 64,4 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Pengiriman ini merupakan hasil sinergi antara Pelindo, Dharma Lautan Utama, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP), serta berbagai pihak yang berada di lokasi terdampak.
Koordinasi dilakukan dengan posko bencana dan masyarakat setempat untuk memetakan kebutuhan yang paling mendesak. Dari hasil koordinasi tersebut, bantuan diprioritaskan bagi wilayah yang akses distribusinya masih terbatas, terutama Kabupaten Nagekeo dan kawasan Ende.
Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan fasilitas dan konektivitas pelabuhan dapat dimanfaatkan tidak hanya untuk mendukung aktivitas logistik, tetapi juga mempercepat mobilisasi bantuan ketika terjadi bencana.
“Pelindo mendukung kelancaran proses pengiriman bantuan kemanusiaan melalui Pelabuhan Tanjung Perak. Kolaborasi ini memperlihatkan bahwa konektivitas pelabuhan juga dapat menjadi bagian penting dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” kata Purwanto.
Menurutnya, koordinasi lintas pihak menjadi faktor penting agar seluruh rangkaian proses, mulai dari penanganan hingga pemuatan bantuan ke kapal, dapat berlangsung aman dan lancar.
Branch Manager Kalimas Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menambahkan bahwa pihaknya memberikan dukungan operasional selama proses pengiriman berlangsung.
“Kami memastikan penanganan dan pemuatan bantuan di area pelabuhan berlangsung tertib, aman, dan sesuai ketentuan operasional. Karena ini merupakan misi kemanusiaan, koordinasi dengan seluruh pihak menjadi hal yang sangat penting,” ujarnya.
Sebanyak 12 truk yang diberangkatkan membawa beragam kebutuhan bagi para penyintas. Bantuan tersebut antara lain berupa sembako, obat-obatan, susu, perlengkapan ibu dan anak, selimut, mainan edukatif, terpal, tandon air, toilet portabel, genset, kabel, serta berbagai kebutuhan logistik lainnya.
Bantuan ditujukan kepada masyarakat terdampak di Nagekeo dan Ende, termasuk lebih dari 1.000 kepala keluarga yang masih membutuhkan dukungan pascabencana.
Penentuan lokasi penerima bantuan mempertimbangkan kondisi di lapangan, termasuk keterbatasan distribusi bantuan dan kerusakan infrastruktur akibat gempa.
Saat melepas keberangkatan bantuan di Dermaga Jamrud Utara Pelabuhan Tanjung Perak, Bambang Haryo Soekartono menjelaskan bahwa Nagekeo menjadi salah satu wilayah prioritas karena bantuan yang masuk ke kawasan tersebut masih relatif terbatas.
Baca juga: Pelindo Tanjung Perak Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
Dalam kesempatan itu, Bambang didampingi Direktur Utama PT DLU Erwin H. Poedjono, Ketua DPP GAPASDAP Khoiri Soetomo, serta Sub Regional Head Jawa PT Pelindo Purwanto Wahyu Widodo.
“Bantuan kali ini kami fokuskan ke Nagekeo karena distribusinya masih terbatas. Kami berharap bantuan dapat berjalan lancar meskipun kondisi infrastruktur, termasuk jalan dan sejumlah jembatan, masih mengalami kerusakan akibat gempa,” ujar Bambang.
Ia mengatakan pengiriman bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat yang masih kesulitan mendapatkan bantuan pascabencana.
“Kami berupaya menjangkau daerah yang belum mendapatkan bantuan secara optimal, khususnya Nagekeo dan wilayah Ende. Karena kondisi jalan dan sejumlah infrastruktur masih terdampak gempa, kendaraan yang digunakan juga disesuaikan dengan kondisi akses di lapangan,” katanya.
Selain kebutuhan pokok, bantuan yang dikirim juga mencakup mainan edukatif untuk anak-anak. Menurut Bambang, keberadaan bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan fisik, tetapi juga membantu proses pemulihan psikologis anak-anak yang berada di pengungsian.
Ia juga mengapresiasi langkah pemerintah pusat yang mengerahkan sejumlah kementerian untuk mempercepat penanganan dampak gempa di NTT.
Bambang mendorong agar penanganan pascabencana turut memperkuat layanan pemulihan psikologis atau trauma healing, terutama bagi anak-anak dan keluarga korban.
Baca juga: TPS Kembali Raih Penghargaan Wajib Pajak Teladan 2026
“Selain kebutuhan dasar, kami mengirimkan mainan edukatif untuk anak-anak sebagai bagian dari dukungan terhadap pemulihan psikologis masyarakat terdampak, khususnya anak-anak yang berada di pengungsian,” tandasnya.
Sementara itu, Purwanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengiriman bantuan dari Surabaya menuju NTT.
“Kami mengapresiasi kepedulian dan kolaborasi seluruh pihak. Semoga bantuan yang diberangkatkan dari Tanjung Perak dapat segera diterima masyarakat di NTT dan memberikan manfaat nyata bagi proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya.
Melalui dukungan tersebut, Pelindo Regional 3 Sub Regional Jawa menegaskan komitmennya untuk terus memanfaatkan konektivitas dan fasilitas pelabuhan dalam mendukung mobilisasi logistik kemanusiaan.
Sinergi dengan operator kapal, pemerintah, organisasi transportasi, dan masyarakat juga diharapkan dapat mempercepat bantuan menuju daerah yang masih menghadapi keterbatasan akses.
Dari Tanjung Perak, kepedulian berlayar menuju NTT.
Editor : Tri Karyono