SURABAYA, KABARHIT.COM — Pelindo Sub Regional Jawa terus mendukung pengumpulan dan pengiriman bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT). Dukungan tersebut dilakukan melalui Posko Bantuan Bencana NTT di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Posko Bantuan Bencana NTT di Terminal GSN menjadi salah satu titik pengumpulan bantuan yang melibatkan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut menjadi wujud kepedulian bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana di NTT.
Sub Regional Head of Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan Pelindo berkomitmen memastikan proses penerimaan, pencatatan, pengelolaan hingga pengiriman bantuan melalui jalur laut berjalan dengan baik.
“Pelindo berupaya memastikan ekosistem pelabuhan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam kondisi darurat. Kami mendukung pengumpulan dan pengiriman bantuan agar dapat segera diterima oleh masyarakat yang membutuhkan di NTT,” ujar Purwanto.
Bantuan yang dihimpun di Posko GSN berasal dari berbagai pihak, di antaranya DPW APBMI Jawa Timur, DPW ALFI/ILFA Jawa Timur, Perum Jasa Tirta I, KSOP Utama Tanjung Perak, KSOP Kelas II Gresik, KSOP Kelas III Tanjung Pakis, serta KSOP Kalianget.
Beragam kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat telah diterima, mulai dari beras, mi instan, minyak goreng, sarden, biskuit, air mineral, susu, obat-obatan, perlengkapan kebersihan dan sanitasi, pakaian layak pakai, selimut, tikar, popok bayi, pembalut, hingga tenda.
Dari KSOP Kelas III Tanjung Pakis, misalnya, bantuan yang diterima meliputi 389 kilogram beras, 54 kardus mi instan, minyak goreng, susu, air mineral, biskuit, Energen, perlengkapan kebersihan, pakaian layak pakai, popok bayi, serta produk kebutuhan perempuan.
Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, mengatakan seluruh bantuan yang masuk terus dicatat dan dikelola secara teratur untuk memastikan proses pengiriman berlangsung lancar.
“Antusiasme berbagai pihak untuk membantu sangat tinggi. Bantuan yang diterima sangat beragam dan seluruhnya telah kami catat serta kelola untuk mendukung proses pengiriman. Semangatnya adalah menjadikan konektivitas pelabuhan sebagai jalur untuk menyampaikan kepedulian kepada saudara-saudara kita di NTT,” kata Ana.
Sebelumnya, pada 16 Agustus 2026, bantuan kemanusiaan yang terkumpul di Pelabuhan Tanjung Perak telah dikirim menggunakan KM/MV Tidar menuju NTT, khususnya Maumere dan Ende.
Pengiriman tersebut merupakan hasil sinergi KSOP Utama Tanjung Perak, Pelindo Group, PT PELNI, TNI AL, dan berbagai pihak lainnya. Bantuan yang dikirim berupa kebutuhan pokok masyarakat serta 40 unit tenda.
Selanjutnya, pada 20 Agustus 2026, bantuan tambahan dari Jawa Timur kembali dikirim. Bantuan tersebut terdiri atas obat-obatan, bahan pangan, serta perlengkapan kebersihan dan sanitasi sebagai bagian dari dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama berbagai pihak bagi masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, bantuan yang dihimpun di Terminal GSN pada 20–21 Agustus 2026 direncanakan dikirim pada 24 Agustus 2026 menggunakan kapal Dharma Rucitra VII dengan tujuan Maumere. Proses pengiriman akan disesuaikan dengan koordinasi dan arahan KSOP Utama Tanjung Perak.
Pelindo Sub Regional Jawa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengumpulan bantuan kemanusiaan tersebut. Dukungan bersama diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana di NTT.
Dari pelabuhan, harapan terus berlayar menuju NTT. Bersama peduli, bersama bangkit.
Editor : Tri Karyono