TPS Perkuat Budaya Keselamatan Kerja Lewat Safety Stand Down

Reporter : Deni Noel
Direktur Utama TPS, Ali Sodikin, memberikan sambutan pada kegiatan Safety Stand Down pada Selasa (29_9) di TPS (2)

SURABAYA, KABARHIT.COM — PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memperkuat budaya keselamatan kerja melalui kegiatan Safety Stand Down yang digelar di Ruang Toba TPS, Selasa (29/9).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran seluruh insan operasional terhadap pentingnya penerapan keselamatan dalam setiap aktivitas di lingkungan terminal petikemas.

Baca juga: PT PSL dan TPS Perkuat Pengawasan Peti Kemas dengan Container Scanner

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak Agustinus Maun, Direktur Utama TPS Ali Sodikin, perwakilan Pelindo Terminal Petikemas (PTP), Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), hingga pekerja operasional turut hadir dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Ships Operator Assistant (SOA), Wharf Operator Assistant (WOA), serta Assistant Manager Pelayanan Dermaga.

Safety Stand Down menjadi forum bersama untuk melakukan refleksi, berbagi pembelajaran atau lesson learned, mengidentifikasi potensi risiko operasional, sekaligus memperkuat komitmen terhadap keselamatan kerja.

Kegiatan diawali dengan safety induction, kemudian dilanjutkan sambutan dari para pemangku kepentingan, diskusi keselamatan, sesi tanya jawab, hingga pembacaan komitmen keselamatan bersama.

Direktur Utama TPS Ali Sodikin menegaskan, keselamatan kerja menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan operasional terminal agar tetap aman, andal, dan produktif.

“Keselamatan harus menjadi budaya yang hidup dalam setiap aktivitas kerja, bukan sekadar kepatuhan terhadap prosedur. Melalui Safety Stand Down ini kami ingin mengingatkan kembali bahwa setiap individu memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman,” ujar Ali Sodikin.

Menurutnya, tidak ada pekerjaan yang begitu mendesak hingga keselamatan harus diabaikan. Karena itu, komitmen terhadap keselamatan perlu dimulai dari setiap individu dan diterapkan dalam seluruh aktivitas di lapangan.

Baca juga: TPS Kembali Raih Penghargaan Wajib Pajak Teladan 2026

Sementara itu, Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Agustinus Maun mengapresiasi langkah TPS yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat budaya keselamatan di kawasan pelabuhan.

“Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama seluruh insan maritim. Kolaborasi antara operator terminal, regulator, tenaga kerja, dan mitra kerja menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pelabuhan yang aman dan patuh terhadap ketentuan yang berlaku,” kata Agustinus.

Ia berharap komitmen yang dibangun melalui Safety Stand Down dapat diterapkan secara konsisten dalam aktivitas operasional sehari-hari sehingga potensi kecelakaan kerja dapat diminimalkan.

Pada sesi utama, para peserta membahas berbagai persoalan keselamatan yang ditemui dalam kegiatan operasional. Pembahasan mencakup identifikasi potensi bahaya, langkah mitigasi risiko, hingga peluang perbaikan secara berkelanjutan.

Baca juga: PTP dan Pelindo Regional 3 Gelar Uji Emisi 100 Truk Peti Kemas di Surabaya

Forum tersebut juga memberikan ruang bagi peserta untuk menyampaikan aspirasi dan masukan terkait keselamatan kerja. Masukan dari pekerja diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan kerja yang semakin aman.

Sebagai penutup kegiatan, seluruh peserta menyatakan Safety Commitment sebagai bentuk komitmen bersama untuk selalu menempatkan keselamatan sebagai prioritas dalam setiap aktivitas kerja.

Melalui Safety Stand Down, TPS berharap kesadaran dan kepedulian terhadap keselamatan semakin mengakar di kalangan pekerja maupun mitra kerja. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung operasional terminal yang aman dan produktif sekaligus menjaga kualitas layanan bagi pengguna jasa serta seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen terhadap safety culture juga terus dijalankan secara berkelanjutan dalam setiap kegiatan operasional TPS untuk memastikan proses kerja berlangsung secara aman, andal, dan produktif.

Editor : Tri Karyono

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru