KABARHIT, SURABAYA - Komisi A DPRD Surabaya menggelar Hearing Peninjauan Dokumen Perizinan The Trans Icon yang berada di Wilayah Gayungan.
Yang mana diprotes oleh warga, karena aktivitas pembangunan pada malam hari yang mengganggu ketenteraman warga karena bisingnya suara.
Baca juga: Polemik Casbar Memanas, DPRD Tegaskan Operasional Tak Boleh Seperti Night Club
aktivitas pembangunan pada malam hari yang mengganggu ketenteraman warga karena bisingnya suara. yang dilaksanakan di Kantor DPRD Kota Surabaya. mengundang warga pihak The Trans Icon dan difasilitasi oleh Komisi A. Rapat berlangsung selama satu jam, namun belum menemukan titik temu atas tuntutan warga.
Aan Ainur Rofik, selaku ketua RT 01 RW 04 kelurahan menanggal Kecamatan Gayungan Mengatakan akhir ini banyak warga kami mengadu, kepada saya terkait proyek pembangunan gedung the trans Icon dikarenakan keberisikan sudah melampaui batas.
kedua, apalagi rumah saya berjarak 500 meter dari pembangunan Trans Icon. Kemudian saya mendatangi warga sekitar di pembangunan itu dan kebetulan RT nya adalah teman saya.
Pembangunan the Trans Icon sangat berdampak warga di sekitar, kalau malam bunyi seperti orang bermain kentongan dan Serbuk kayu banyak, berjatuhan ke rumah penduduk di sekitar area pembangunan itu, belum lagi potongan potongan besi kecil yang banyak berjatuhan," ungkapnya
Dari awal itulah, saya berkirim surat ke DPRD Kota Surabaya, Walikota, Lurah dan Camat untuk meninjau ulang atau mempertanyakan. Status perijinan dari pada Trans Icon sendiri.
Baca juga: PAN Surabaya Siap Tancap Gas, Ghofar Ismail Targetkan Satu Kursi Tiap Dapil
"Dan ternyata jawaban yang mereka sampaikan didalam ruang komisi A mereka bilang masih dalam Proses akan tetapi pembangunan. The Trans Icon masih jalan terus," kata Aan Ainur Rofik (30/8/2021)
Terkait tuntutan kita belum sampai kearah sana tetapi kami hanya menitip beratkan, dengan cara berdialog dan mempertanyakan status ijin dari pada Trans Icon itu.
Dulu pernah ada kompensasi tetapi tidak terpenuhi, sempat dimediasi dengan Komisi C juga tidak terpenuhi kompensasi itu kalau pendapat saya. Alangkah baiknya pembangunan the Trans Icon itu dihentikan sementara sambil menunggu perijinannya habis
Baca juga: Anas Karno Resmi Dilantik, DPRD Surabaya Kembali Lengkap
Kedua, dampaknya komunikasi the Trans Icon itu dengan warga sekitar lebih baik atau pembangunan dihentikan sesuai kesepakatan. Sampai jam 10 malam Kalau bisa jam 9 malam pembangunan proyek the Trans Icon dihentikan." Tutup Aan Ainur Rofik.
andEditor : Deni