Munas GNPK, Adi Warman : GNPK Jatim Kedepanya Harus Benar Benar Total Football

kabarhit.com

KABARHIT, SURABAYA - Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Jatim Menyelengarakan Musyawarah Nasional ( Munas) serta pelantikan dan pembentukan pengurus baru yang berada di Jawa timur,  Pelaksanaan kegiatan ini diadakan di Surabaya Suite Hotel, Sabtu, 6 November 2021.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional Pusat Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi, juga koordinator merangkap Anggota Tim Ahli Wantimpres Adi Warman SH., MH., MBA,. mengatakan kami melantik susunan kepengurusan yang baru GNPK DPD jatim, akan tetapi saya memberikan arahan antara lain untuk menjadi organisasi baik.

Menurut Adi Warman, tingkat Korupsi di jatim saat ini sangat luar biasa dari 38 kepala daerah dari tahun 2014 hingga 2021,16 kepala daerah tersandung kasus Korupsi, makanya GNPK Jatim harus Aktif serta bekerjasama dengan Polda tentunya dengan Irwasda Polda jatim, serta Perwakilan KPK jatim dan Kajati," paparnya

Lebih lanjut, baru baru ini di jajaran kepolisian ditingkat wilayah hukum polda, ada 3 Oknum dan ada juga di Kejaksaan melanggar hukum, ini ada apa di jawa timur, kedepan pengurus GNPK Jatim harus benar-benar total football.

"Karena kalau tidak kita berantas, jujur aja, Jawa Timur bisa bangkrut," ungkap Adi Warman usai membuka acara Musyawarah Daerah (Musda) GNPK Jatim di Surabaya

Karena bangkrutnya sebuah negara bukan memsubsidi rakyat tapi di Korupsi oleh oknum pejabatnya, tetapi saya tidak sependapat dengan teman teman KPK yang mengatakan bahwa gaya hidup kepala daerah yang ada di jatim yang menyebabkan orang melakukan Korupsi.

"Bukan sekedar gaya hidup kepala daerah tapi systemnya atau proses mereka menjadi kepala daerah, hal itulah yang membuat cost yang mahal, ini harus di evaluasi dan dicari jalan keluarnya," ungkapnya.

Bayangkan dari 38 kepala daerah,16 kepala daerah dari tahun 2014 sampai 2021, lakukan korupsi berarti hampir 50 persen, ini sangat luar biasa, hal ini sudah menjadi perhatian GNPK pusat

" Nantinya kita coba berkoordinasi dengan perwakilan KPK yang ada di Jawa Timur Brigjen Pol Bahtiar Ujang Purnama, kami juga minta semua pengurus GNPK Jatim yang baru, juga sowan ke beliau, bagaimana untuk cegah dan berantas korupsi," tegasnya

Kami minta semua pengurusan GNPK kedepannya, bekerjasama dengan Persatuan Wartawan yang ada di sini, karena jujur sekali, wartawan itu ujung tombak dalam upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi, tanpa Wartawan juga akan sulit.

" Sekali lagi, saya berharap musyawarah daerah (Musda) ini, berjalan lancar dan membawa kebaikan buat Jawa timur

Sementara itu, Ketua GNPK Jawa Timur terpilih, Rizky Putra Yudhapradana mengungkapkan kasus Korupsi saat ini kita kawal saat ini adalah di Pemkot Jember, Instansi Badan Pertanahan di Sumenep serta Kejaksaan dan di banyuwangi terkait jual beli vonis, dan yang terbaru terkait dengan OTT yang belum bisa kami sebutkan, ucapnya.

Rizky juga menyampaikan, bahwa GNPK jawa timur adalah lembaga pengawasan, sedangkan untuk penindakan pastinya kami juga akan bekerja sama dengan KPK dan kejaksaan.

Pada hakekatnya kita akan lebih fokus untuk mengawasi dan mengawal kasus itu supaya penetrasi lebih dalam lagi.

"Jadi tidak sekedar melaporkan atau apa, tapi kita berkoordinasi dengan pihak terkait seperti KPK, Kejaksaan tinggi serta kepolisian dan minta atensinya kasus tersebut benar benar di perhatikan dan bisa ditindaklanjuti." tutup Rizky Putra Yudhapradana.

And

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru