Rey GRIB Serukan Aksi Damai Usai Demonstrasi Anarkis di Jawa Timur

SURABAYA, KABARHIT.COM - Aksi demonstrasi anarkis yang terjadi beberapa hari terakhir, terutama Jawa Timur. Demo tersebut menyisakan sejumlah catatan kelam yang memerlukan perhatian serius dari berbagai pihak.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya DPD Jawa Timur, Rey saat ditemui di acara apel dan doa bersama  Potensi Masyarakat Jawa Timur di Polda, Surabaya, Selasa (2/9/2025) lalu. 

Rey menyampaikan, duka mendalam atas meninggalnya salah satu warga bernama Affan dari kalangan ojek online.

 "Kami turut berbela sungkawa atas wafatnya saudara kita Affan," ujarnya dalam keterangan tertulis diterima redaksi, Kamis (4/9/2025).

Rey juga menyoroti keterlibatan pelajar dan mahasiswa yang terprovokasi hingga melakukan tindakan anarkis. 

"Kami sangat prihatin terhadap adik-adik mahasiswa dan anak-anak kami yang ikut terprovokasi," kata Rey.

Ia pun berharap Dinas Pendidikan segera mengambil langkah cepat untuk merespons kejadian semacam ini. Menurutnya, respons yang cepat dapat meminimalisir insiden serupa di masa depan.

Lebih lanjut, Rey mengecam keras perusakan dan penjarahan di museum Bagawanta Bhari, Kabupaten Kediri. Tindakan ini dianggap sebagai perbuatan kriminal karena mencuri barang-barang bersejarah yang merupakan cagar budaya dengan nilai tinggi. 

"Ini sudah kriminal. Barang bersejarah yang menjadi cagar budaya ini nilainya sangat tinggi," tegas Rey.

Ia mendesak pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penjarahan ini dan mengimbau pelaku untuk segera mengembalikan barang yang dicuri.

 "Saya pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang benar dan damai," ajak Rey. 

Ia pun menegaskan bahwa setiap warga negara bebas berekspresi, namun harus dengan kritik yang membangun.

"Mari kita bersama-sama ciptakan Jawa Timur yang aman dan nyaman buat semua orang," pungkasnya.

Editor : Ipl