Jelang Hari Santri 2025, Senator Cantik DPD RI Lia Istifhama Dorong Santri Jatim Melek Dunia Digital

Senator Cantik DPD RI Lia Istifhama
Senator Cantik DPD RI Lia Istifhama

SURABAYA, KABARHIT.COM — Jelang peringatan hari santri nasional 2025, Anggota DPD RI Lia Istifhama menyampaikan apresiasi dan pandangannya mengenai ketangguhan para santri sebagai generasi penerus bangsa. Menurutnya, para santri adalah anak-anak hebat yang ditempa oleh kerasnya pendidikan boarding school dan nilai-nilai agama. 

"Mereka adalah santri yang tangguh dan hebat. Ini kita bisa lihat potret nyata adalah santri korban dari musibah ambruknya bangunan ponpes kemarin di Sidoarjo. Yang mana ada sampai tiga hari tertimbun. MasyaAllah, mereka memiliki jiwa resiliensi yang sangat tinggi," ujar Ning Lia sapaan akrabnya, saat ditemui awak media usai upacara hari jadi ke-80 Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Minggu (12/10/2025). 

Senator asal Jawa Timur pemilik Tagline Cantik (Cerdas Inovatif dan Kreatif) menilai, tempaan agama yang diberikan para kiai atau ustadz/ustadzah telah menanamkan nilai-nilai perjuangan, bertahan, bersyukur, dan mencintai ilmu. 

"Meskipun trauma pasti ada, kemampuan para santri untuk tetap tegar menunjukkan bahwa mereka adalah generasi bangsa yang tangguh dan menjadi bukti nyata mental santri Indonesia," imbuh senator cantik Ning Lia. 

Lebih lanjut, Ning Lia juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi santri di era saat ini yakni dunia digital. Ia pun berharap para santri dapat mengambil peran penting dan beradaptasi dengan aspek digital yang kini mendominasi hampir seluruh aspek kehidupan, mulai dari komunikasi hingga pengetahuan yang disajikan melalui kecerdasan buatan atau AI. 

"Tantangan kedepan adalah bagaimana santri semakin melek digital. Kita bicara digital sekarang memiliki aspek yang sangat mendominasi," tegas Ning Lia. 

"Maka, santri - santri harapan saya selain mereka juga menuntut pendidikan secara literasi lewat tulisan atau bacaan/kitab, mereka tetap bagaimana bisa semakin melek digital," imbuhnya. 

Ning Lia mengajak para santri seluruh Indonesia terutama Jawa Timur untuk aktif mengisi ruang digital dengan konten-konten positif. 

"Ayo ambil peran penting dalam digital untuk mengangkat digital secara positif, kuatkan konten - konten positif. Agar, generasi berikutnya itu juga mendapatkan konten yang positif, jangan sampai konten digital itu kurang terisi dengan positif," ajaknya. 

Anggota DPD RI Ning Lia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pondok pesantren di Jawa Timur. Ia juga memuji tingginya modal sosial yang dimiliki oleh komunitas pesantren. 

"Kita lihat modal sosial sangat tinggi, terbukti ketika ada salah satu pondok pesantren terkena musibah, tidak ada itu dari pondok pesantren lainnya kemudian mengambil panggung untuk mengkritik atau apa, tidak ada," ungkap Ning Lia. 

"Jadi, semuanya melihat itu sebagai musibah bersama dan duka bersama. Itu kita lihat sebagai modal sosial yang paling utama," pungkasnya.

Editor : Ipl