SURABAYA,KABARHIT.COM - 15 Oktober 2026 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada pengguna jasa melalui pengelolaan klaim yang profesional, transparan, dan responsif. Upaya tersebut membuahkan hasil positif berdasarkan Survei Kepuasan Pelanggan atas Penanganan Klaim, yang mencatat indeks kepuasan sebesar 4,67 dari skala 5 atau setara dengan 93,3 persen. Seluruh responden atau 100 persen juga memberikan sentimen positif terhadap pengalaman mereka dalam proses penanganan klaim di TPS.
Capaian tersebut mencerminkan komitmen TPS dalam menjaga kepercayaan pelanggan sekaligus memastikan setiap kendala operasional dapat diselesaikan secara efektif dan akuntabel. Berbagai langkah perbaikan dilakukan melalui penguatan koordinasi lintas fungsi, penyederhanaan alur penanganan, serta peningkatan komunikasi proaktif guna memberikan kepastian dan kenyamanan kepada mitra bisnis selama proses penyelesaian klaim.
Selain melalui hasil survei, peningkatan kualitas layanan tersebut turut mendapat apresiasi langsung dari pelanggan. Setyawan Nurhadi dari Maersk menilai TPS telah menunjukkan kinerja yang baik dalam menangani klaim, terutama dari sisi kecepatan layanan dan transparansi proses.
“Layanan cepat dan transparan dalam penanganan klaim. Sukses untuk tim TPS,” ujar Setyawan.
Apresiasi serupa disampaikan Junaedi dari MSC. Ia menilai kualitas penanganan klaim di TPS mengalami peningkatan signifikan dan dapat menjadi contoh positif bagi unit kerja lainnya.
“Kini proses penanganan klaim di TPS sangat baik, truly an excellent example for other departments at TPS. Keep up the great work!” ungkap Junaedi.
Berbagai tanggapan positif tersebut menjadi indikator bahwa upaya peningkatan layanan yang dilakukan TPS memberikan manfaat nyata bagi pengguna jasa. Kecepatan merespons laporan, keterbukaan informasi, serta konsistensi dalam menuntaskan setiap klaim menjadi sejumlah aspek yang dinilai penting dalam membangun pengalaman layanan yang memuaskan.
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, mengatakan bahwa kepercayaan pelanggan merupakan tanggung jawab yang harus dijaga melalui pelayanan sepenuh hati. Menurutnya, tingkat kepuasan yang tinggi menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan perusahaan dalam memberikan layanan sesuai kebutuhan pengguna jasa.
“Bagi TPS, klaim yang ditangani merupakan bentuk kepercayaan yang harus kami tindak lanjuti secara profesional. Kami terus berupaya menghadirkan proses penanganan klaim yang cepat, transparan, dan memberikan kepastian penyelesaian. Hasil survei yang positif serta apresiasi dari pelanggan menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dan menghadirkan layanan yang semakin prima bagi seluruh pengguna jasa,” ujar Erika.
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, tetapi juga mencerminkan penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) atau tata kelola perusahaan yang baik, khususnya dalam aspek transparansi dan akuntabilitas. Penerapan tata kelola tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan proses penanganan klaim berjalan sesuai prosedur dan berorientasi pada kebutuhan pengguna jasa.
Erika menjelaskan bahwa pencapaian standar pelayanan, termasuk dalam penanganan klaim, juga didukung oleh sinergi berbagai pihak di lingkungan Pelindo dan Pelindo Terminal Petikemas (PTP) Grup. Kolaborasi tersebut mencakup komunikasi yang efektif, kelengkapan data dan dokumen pendukung, serta koordinasi yang harmonis antarpihak terkait.
Ke depan, TPS akan terus mengoptimalkan sistem pengelolaan klaim melalui penyempurnaan proses bisnis, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat efektivitas penyelesaian klaim sekaligus meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pelanggan secara berkelanjutan.
Sebagai bagian dari ekosistem logistik nasional, TPS berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan terminal petikemas yang aman, efisien, dan berkualitas. Capaian kepuasan pelanggan dalam penanganan klaim ini menjadi salah satu wujud komitmen perusahaan dalam membangun kolaborasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan demi mendukung rantai logistik yang semakin andal dan berdaya saing.
Editor : Tri Karyono