Ditandai Bunyi Sirine Zaman Belanda, Pameran Barang Antik Resmi dibuka

kabarhit.com

SURABAYA, KABARHIT. COM  Barang antik merupakan salah satu benda seni yang perlu kita lestarikan dan banyak pemburu barang antik yang ingin memiliki sebab nilai Jualnya sangat tinggi sekali.

Melalui dinas kebudayaan Pemuda, Olahraga dan Kebudayaan menyelenggarakan pameran barang antik dengan mengambil tema Indonesia Vintage Festival (IVF) 4 South East Asia Collector, ditandai membunyikan sirine manual dari zaman belanda sebagai tanda dibukanya acara.

Baca juga: 6 SD Baru di Surabaya Resmi Dibuka Tahun Ajaran Baru 2026 -2027

hadir dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono bersama jajaran Komisi D DPRD Kota Surabaya bertempat di Surabaya Town Square Jumat (23 September 2022)

Baca Juga :  Beri Apresiasi Kinerja Polri,Komisi III DPR RI : Kapolri Tidak Menciderai Hati Nurani Masyarakat

Dalam sambutannya, Co-Founder IVF Khusnul Khotimah mengatakan bahwa gelaran IVF 4 South East Asia Collector Feast dapat terselenggara berkat kerja keras, gotong royong, dan semangat dari para panitia yang merupakan arek-arek Suroboyo.

"Alhamdulillah, teman-teman dapat mengemas even IVF yang keempat ini dengan sangat baik. Kemudian dapat berkolaborasi dan menggandeng banyak komunitas di seluruh Indonesia. Dengan adanya even ini, kita berharap bisa menjadikan Surabaya sebagai kota yang ramah pemuda, sekaligus membangkitkan perekonomian para pelaku usaha, khususnya pengusaha barang antik," ucap Khusnul Khotimah.

Khusnul, yang juga Ketua Komisi D DPRD Surabaya ini menuturkan, saat ini pihaknya bersama Pemkot Surabaya sedang berupaya memaksimalkan peran pemuda. Melalui even yang digalakkan IVF, diharapkan tercipta ruang yang semakin luas bagi komunitas untuk berkreasi di Kota Pahlawan.

Baca Juga : Fikes Unitomo Pelajari Cara Menanggulangi Darurat Bencana Alam

"Semangat kegiatan ini yakni, untuk mendukung dan memaksimalkan kreatifitas di kalangan anak muda dan komunitas. Supaya Kota Surabaya ke depan dapat maju, tumbuh lebih baik dengan dukungan dan peran serta dari anak-anak muda yang hebat," tegas Khusnul.

Dalam even IVF 4 yang berlangsung 23-25 September 2022 ini, total ada sekitar 140 stan yang memamerkan ratusan barang antik. Mulai dari mobil kuno, sepeda motor lawas, sepeda onthel zaman belanda, lukisan, hingga pernak-pernik jadul lainnya.

Baca juga: FIPS Unitomo MoU dengan License Academy, Mahasiswa Sastra Jepang Bisa Studi ke Jepang

Sejak pagi, pengunjung terus memadati lapak para pedagang. Mereka yang menjajakan koleksi antik tersebut berasal dari seluruh Indonesia, mulai dari Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, hingga pelosok nusantara. Bahkan ada pula pedagang yang datang dari negeri tetangga, Malaysia.

Baca Juga : 2 Anggota Polrestabes Surabaya Mendapat Reward dari Kapolda Jatim

Owner IVF, Firman Angga mengungkapkan, Surabaya kembali dipilih sebagai lokasi keempat perhelatan festival barang lawas skala nasional ini. Sebelumnya, pihaknya sukses menggelar di Semarang dan Solo.

"Pertama digelar di Surabaya pada 2019, lalu tahun 2020 di Solo, kemudian pada 2021 di Semarang. Tahun ini kembali diadakan di Surabaya. Untuk selanjutnya, IVF kelima akan berlangsung di Jakarta," tutur Angga.

Adapun untuk omzet, Angga memperkirakan setiap lapak dapat meraup Rp10 juta tergantung pada item yang ditawarkan. Semakin antik dan kuno, maka harga barang akan semakin melejit.

Baca juga: Joshia Michael: Infrastruktur Surabaya Barat Jomplang, Data Bansos Salah Sasaran

Baca Juga : HUT Lantas ke-67, Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 Polda

Sementara itu, Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono bersama rombongan berkeliling stan usai membuka acara. Sesekali wajah politisi PDI-P ini tampak sumringah dan takjub. Dia bahkan menyempatkan untuk menjajal beberapa barang. Seperti telepon jadul, kacamata model lama, hingga mesin permainan era 80-an.

"Memang hobi itu menyatukan semuanya. Di even IVF ini terdiri dari beragam komunitas, yang kemudian bisa saling bekerja sama mengadakan even besar. Kebetulan Surabaya tengah konsen memulihkan ekonomi, dan adanya even ini sangat mendukung program pemerintah, sebab pasti ada perputaran uang di dalamnya," urai Adi.

"Semoga IVF dapat terus eksis dan bertumbuh sebagai sebuah even besar guna menciptakan ekosistem perekonomian yang baik," sambung Adi yang juga Ketua DPC PDI-P Surabaya ini.

(and/red)

Editor : Deni

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru