SURABAYA, KABARHIT.COM - Penanganan terhadap banjir yang mengakibatkan terganggunya perjalanan Kereta Api di km 32+5/7 pada petak jalan antara Stasiun Gubug dan Stasiun Karangjati, Kabupaten Grobogan wilayah Daop 4 Semarang terus dilakukan. Imbas dari kejadian tersebut, beberapa KA jarak jauh keberangkatan dari Daop 8 Surabaya mengalami perubahan pola operasi.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa sampai pada pukul 08.00 WIB, terdapat 3 KA keberangkatan dari Stasiun Surabaya Pasarturi mengalami perubahan pola operasi. Adapun 3 KA tersebut yakni :
Baca juga: Lebih dari 1 Juta Penumpang, KAI Daop 8 Surabaya Catat Kenaikan 3% pada Juli 2026
1. KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi - Semarang Poncol;
2. KA Sembrani relasi Surabaya Pasarturi - Gambir.
Untuk 2 KA tersebut, yang semula melalui rute *Surabaya Pasarturi - Cepu - Gubug - Brumbung - Semarang*, sementara dialihkan menjadi *Surabaya Pasarturi - Cepu - Gambringan - Gundih - Kedungjati - Brumbung - Semarang.*
Baca juga: Kinerja Positif, KAI Daop 8 Surabaya Angkut 1,48 Juta Ton Barang di Semester I 2026
Sedangkan, KA Argo Bromo Anggrek yang semula melalui rute *Surabaya Pasarturi - Bojonegoro - Semarang Poncol - Cirebon - Gambir* sementara dialihkan menjadi *Surabaya Pasarturi - Surabaya Gubeng - Kertosono - Solo - Gundih - Semarang Tawang - Cirebon - Gambir.*
KAI Daop 8 Surabaya akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah Daop 4 Semarang terus memantau kondisi di lokasi dan akan memberikan pembaruan informasi terkait perkembangan penanganan banjir kepada masyarakat.
Baca juga: Hari Terakhir Libur Sekolah, KAI Daop 8 Surabaya Layani 39.320 Penumpang
"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan kereta api atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat gangguan perjalanan ini. KAI berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama," ucapnya.
Untuk informasi lebih lanjut, pelanggan dapat menghubungi Contact Center KAI di 121 atau melalui aplikasi Access by KAI.
Editor : Deni Noel