SURABAYA, KABARHIT.COM – Gerakan solidaritas sosial kembali digemakan melalui kegiatan #WargaPeduliWarga Jilid 7 yang digagas oleh 98 Resolution Network, komunitas yang beranggotakan para mantan aktivis 1998. Dalam kegiatan kali ini, sebanyak 2.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat di Semarang dan Surabaya.
Di Semarang, kegiatan ini mendapat dukungan dari Subholding Pelindo Solusi Logistik (SPSL). Sebanyak 1.000 paket sembako disalurkan, terdiri atas 500 paket untuk warga sekitar dan 500 paket untuk pengemudi ojek daring yang tergabung dalam Komunitas Ojek Nasional (KON) Semarang.
Baca juga: Grace Evi Ekawati Raih Gelar Adat Dayak, Tegaskan Peran sebagai Pemersatu Bangsa
Sementara itu, di Surabaya, kegiatan serupa didukung oleh Bank Negara Indonesia (BNI). Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan kepada warga di kawasan Jemur Wonosari, Gayungan, Wonokromo, Dukuh Pakis, dan Gunungsari, serta kepada 500 pengemudi ojek daring dari KON Surabaya.
Salah satu panitia di Surabaya, Hj. Juli Nurani, S.H., M.H., mengatakan bahwa gerakan ini bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan upaya menumbuhkan kembali semangat gotong royong di tengah tantangan ekonomi.
“Kami ingin menunjukkan bahwa gotong royong itu masih hidup. Di tengah situasi ekonomi yang tidak selalu mudah, warga harus saling menguatkan. Apa yang kami lakukan hari ini adalah cerminan semangat itu — dari warga untuk warga,” ujar Juli Nurani melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (8/11/2025).
Baca juga: Sambut Ramadhan, Aksi Sosial Baksos’e Suroboyo Hadirkan Harapan bagi Korban Semeru
Juli menambahkan, gerakan #WargaPeduliWarga menjadi ruang untuk membangun kembali rasa percaya dan kepedulian sosial di tengah masyarakat, sejalan dengan visi pemerataan kesejahteraan yang diusung Presiden Prabowo Subianto.
“Pak Prabowo mengajarkan bahwa bangsa yang kuat bukan hanya memiliki sumber daya besar, tetapi juga hati besar untuk saling membantu. Itulah nilai yang ingin kami rawat,” katanya.
Dalam pernyataan resminya, 98 Resolution Network menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bukti nyata bahwa pemerataan ekonomi nasional dapat berjalan beriringan dengan penguatan ketahanan sosial.
Baca juga: Jagad E-sport Resmi Lahir di Surabaya, Buka Jalan Prestasi Gamer Disabilitas
“Membangun Indonesia bukan hanya soal anggaran dan infrastruktur, tetapi juga tentang menumbuhkan kembali kepercayaan sosial dan semangat tolong-menolong sebagai sumber daya paling berharga bangsa,” demikian pernyataan resmi organisasi tersebut.
Di sisi lain, Juru bicara 98 Resolution Network Agustin Lumban Gaol menuturkan bahwa gerakan ini menunjukkan wajah baru politik kesejahteraan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo.
“Gerakan ini menjadi wujud nyata bahwa di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, politik kesejahteraan Indonesia mulai menampilkan wajah baru — kemandirian ekonomi berbasis solidaritas sosial dan kemanusiaan,” tutupnya.
Editor : Ipl