SURABAYA, KABARHIT Juni 2026 – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) kembali menunjukkan komitmennya pada kesejahteraan warga lewat program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Melalui kegiatan "TPS Peduli, Warga Sehat & Bahagia", TPS bersama Komunitas Baksose Suroboyo membagikan 200 paket bahan pangan bergizi di Kecamatan Pakal, Minggu 21/6.
Kegiatan ini berbasis konsep "DOKAR "atau "Dodolan Koyok Pasar". Konsepnya simpel tapi ngebantu: paket sayur segar senilai Rp20.000 bisa ditebus warga hanya Rp2.000.
Baca juga: Mahasiswa ITS Pelajari Implementasi ISO 9001:2015 di PT Terminal Petikemas Surabaya
Setiap paket berisi aneka sayuran segar + bahan pangan bergizi. Warga cukup bayar Rp2.000 buat bawa pulang. Skema ini sengaja dibuat TPS buat meringankan beban ekonomi + ningkatin kualitas gizi keluarga di tengah harga pangan yang fluktuatif.
Acara berlangsung 06.00-09.00 WIB dan melibatkan RT/RW, kelurahan, kecamatan, hingga komunitas lokal.
Komitmen TPS di Pilar Sosial TJSL 2026
Sekretaris Perusahaan TPS, Erika Asih Palupi, bilang program ini wujud nyata pilar sosial TJSL TPS 2026.
Baca juga: TPS Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Kurban di Idul Adha 2026
"Program ini wujud nyata komitmen TPS mendukung kesejahteraan masyarakat lewat akses pangan sehat terjangkau. Kami harap manfaatnya langsung kerasa warga + hubungan harmonis makin erat," ujarnya.
Apresiasi juga datang dari Camat Pakal Zainuddin Fanani. "Terima kasih TPS. Program pangan harga terjangkau ini sangat bantu warga Pakal penuhi kebutuhan harian. Semoga berlanjut dan manfaatnya lebih luas," kata Zainuddin.
Usai Pakal, giliran Kecamatan Lakarsantri yang jadi target. TPS jadwalin kegiatan serupa tanggal 5 Juli 2026 dengan kuota 200 paket juga.
Baca juga: PT Terminal Petikemas Surabaya Kembali Raih Penghargaan Gold di IRCA 2026
TPS konsisten jalankan TJSL 3 pilar: sosial, ekonomi, lingkungan. Program DOKAR ini masuk pilar sosial fokus ningkatin kualitas hidup warga Surabaya.
Lewat program berkelanjutan + kolaboratif, TPS target kasih kontribusi nyata buat pembangunan berkelanjutan + tekan inflasi pangan di Surabaya.
Editor : Deni