SURABAYA, KABARHIT.COM -11 Juli – PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA kembali menunjukkan kiprahnya di pasar global dengan mengirimkan dua unit locomotive platform ke Australia. Pengiriman ini merupakan bagian dari kontrak kerja sama dengan UGL RS Pty Limited yang telah disepakati sejak 2021.
Dua unit yang dikirim tersebut merupakan unit ke-17 dan ke-18 dari total 50 unit yang dipesan dalam kontrak senilai sekitar Rp145 miliar atau setara USD 8,4 juta. Proses pengiriman dilakukan melalui Terminal Petikemas Surabaya (TPS) pada Jumat (10/7), yang juga merupakan perusahaan milik negara.
Distribusi ini menjadi contoh nyata sinergi antar-BUMN dalam mendukung kelancaran ekspor industri nasional, khususnya di sektor manufaktur perkeretaapian. Kolaborasi antara INKA dan TPS dinilai mampu memperkuat efisiensi rantai logistik serta meningkatkan daya saing produk dalam negeri di pasar internasional.
Pengiriman tersebut juga menegaskan konsistensi INKA dalam memperluas pasar ekspor, terutama di kawasan Australia dan Selandia Baru. Hingga saat ini, perusahaan telah berhasil mengekspor lebih dari 1.000 unit gerbong barang serta sejumlah locomotive platform guna memenuhi kebutuhan transportasi rel di kedua negara tersebut.
Komisaris PT INKA (Persero), Sangap Surbakti, menyampaikan bahwa pengiriman ini menjadi salah satu capaian penting bagi INKA karena menunjukkan produk manufaktur perkeretaapian nasional dapat diterima di pasar internasional.
“Pengiriman ini merupakan capaian penting bagi INKA karena menunjukkan bahwa produk manufaktur perkeretaapian nasional tidak hanya digunakan di Indonesia, tetapi juga dapat diterima oleh pasar internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah mendukung kelancaran proses pengiriman iniserta seluruh Insan INKA,” ujar Sangap.
“Sebagai perusahaan negara yang menjalankan kegiatan ekspor, INKA tidak hanya membawa kepentingan perusahaan, tetapi juga nama dan reputasi Indonesia di pasar internasional. Oleh karena itu, kami berharap dukungan terhadap kegiatan ekspor produk industri nasional dapat terus diperkuat melalui regulasi yang kondusif, proses perizinan yang efisien, serta koordinasi lintas instansi. Dukungan tersebut penting agar perusahaan Indonesia mampu memenuhi komitmen kepada pelanggan global dan semakin kompetitif di pasar internasional,” lanjutnya.
Melalui pelaksanaan kontrak ini, INKA terus memperkuat kapasitas dan daya saing industri perkeretaapian nasional dalam memenuhi standar dan kebutuhan pelanggan global, sekaligus memperluas kontribusi produk manufaktur Indonesia di pasar internasional.
Editor : Deni