SURABAYA, KABARHIT.COM – Sebanyak 75 mahasiswa dari Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Semolowaru, Surabaya, mulai 1 Agustus hingga 5 September 2026. Para mahasiswa yang berasal dari tujuh fakultas ini mengusung konsep Impactful KKN dengan berbagai kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Kegiatan KKN dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Minggu di empat lokasi RT yang telah ditentukan oleh pihak kelurahan. Adapun peserta KKN berasal dari Fakultas Hukum (FH), Fakultas Teknik (FT), Fakultas Ilmu Administrasi (FIA), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FIPS), Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM), Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKES). Seluruh kegiatan berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan, Nensy Megawati Simanjuntak.
Beragam program lintas bidang dijalankan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, mulai dari pendidikan, lingkungan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi. Salah satu program unggulan adalah “Sinau Bareng” yang digelar Kelompok 5 di Balai RW 11. Dalam kegiatan ini, anak-anak SD hingga SMP diajak membaca bersama, belajar kelompok, serta mengikuti lomba mendongeng guna meningkatkan minat baca dan kepercayaan diri dalam berkomunikasi.
Nensy Megawati Simanjuntak menjelaskan, kegiatan KKN di Semolowaru dirancang secara kolaboratif antar disiplin ilmu. Di bidang lingkungan dan pemberdayaan, mahasiswa dari FH, FT, dan FIKOM menginisiasi pembuatan kompos serta menyerahkan bank sampah plastik kepada empat RT sebagai upaya mendorong pemilahan dan pengelolaan sampah.
Sementara itu, mahasiswa FEB memberikan pelatihan penyusunan proposal UMKM melalui program Gen-Z Pemkot, guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha lokal. Di sektor kesehatan, mahasiswa FIKES mengadakan pemeriksaan tekanan darah gratis dan konsultasi kesehatan saat kegiatan jalan sehat warga.
Semangat gotong royong juga terlihat dalam kegiatan kerja bakti lingkungan yang digelar untuk menyambut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. “Kami membimbing mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mengaplikasikan ilmu yang dimiliki agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Nensy.
Kehadiran mahasiswa KKN ini pun mendapat sambutan positif dari warga. Elok Mekar Sari, pelaku UMKM setempat, menilai program yang dijalankan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat. “Kami sangat menyambut kehadiran mahasiswa Unitomo. Kegiatannya membantu, terutama dalam pendidikan anak, kebersihan lingkungan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi. Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ungkapnya.
Editor : Tri Karyono