SURABAYA, KABARHIT.COM – Ketua DPRD Surabaya, H. Syaifuddin Zuhri, meminta Tim SAR memastikan kembali data manifes penumpang dan awak KMP Virgo Transport 08 yang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).
Syaifuddin atau akrab disapa Kaji Ipuk mengaku prihatin atas musibah kapal rute Tanjung Perak Surabaya-Banjarmasin tersebut. Menurutnya, akurasi data manifes penting untuk memperjelas jumlah korban yang masih dalam pencarian sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga.
Baca juga: Buleks Imbau Warga Surabaya Tak Panik Hadapi Isu Gempa Megathrust
“Kami berharap data manifes benar-benar diverifikasi sehingga jumlahnya akurat. Ini sangat penting untuk komunikasi dengan keluarga korban,” ujar Syaifuddin.
Ia meminta Tim SAR gabungan terus memaksimalkan pencarian dan evakuasi korban. Syaifuddin juga mengingatkan operator angkutan laut agar lebih cermat dalam mencatat manifes karena menyangkut keselamatan penumpang.
Keluarga yang merasa memiliki kerabat dalam perjalanan kapal tersebut diimbau mendatangi pos pendataan di Pelabuhan Tanjung Perak. Pemkot Surabaya juga diharapkan sigap membantu proses pendataan dan pelayanan keluarga korban.
Informasi sementara menyebutkan 153 orang telah berhasil dievakuasi dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes. Enam orang dilaporkan meninggal dunia.
“Kami mengapresiasi kerja cepat Tim SAR gabungan. Semoga pencarian terus berjalan maksimal dan semakin banyak korban dapat diselamatkan,” katanya.
Tentu. Berikut versi yang lebih ringkas, padat, dan bergaya berita media online:
Ketua DPRD Surabaya Minta Data Manifes Virgo Transport 08 Diverifikasi
Baca juga: Pelindo Regional 3 Perkuat Tata Kelola BUMN lewat Business Judgment Rule
SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya, H. Syaifuddin Zuhri, meminta Tim SAR memastikan kembali data manifes penumpang dan awak KMP Virgo Transport 08 yang dilaporkan tenggelam di perairan Laut Jawa, Minggu (13/9/2026).
Syaifuddin atau akrab disapa Kaji Ipuk mengaku prihatin atas musibah kapal rute Tanjung Perak Surabaya-Banjarmasin tersebut. Menurutnya, akurasi data manifes penting untuk memperjelas jumlah korban yang masih dalam pencarian sekaligus memberikan kepastian kepada keluarga.
“Kami berharap data manifes benar-benar diverifikasi sehingga jumlahnya akurat. Ini sangat penting untuk komunikasi dengan keluarga korban,” ujar Syaifuddin.
Ia meminta Tim SAR gabungan terus memaksimalkan pencarian dan evakuasi korban. Syaifuddin juga mengingatkan operator angkutan laut agar lebih cermat dalam mencatat manifes karena menyangkut keselamatan penumpang.
Baca juga: KPPU Surabaya Bekali Calon Advokat, Bahas Hukum Persaingan Usaha
Keluarga yang merasa memiliki kerabat dalam perjalanan kapal tersebut diimbau mendatangi pos pendataan di Pelabuhan Tanjung Perak. Pemkot Surabaya juga diharapkan sigap membantu proses pendataan dan pelayanan keluarga korban.
Informasi sementara menyebutkan 153 orang telah berhasil dievakuasi dari total 243 penumpang yang tercatat dalam manifes. Enam orang dilaporkan meninggal dunia.
“Kami mengapresiasi kerja cepat Tim SAR gabungan. Semoga pencarian terus berjalan maksimal dan semakin banyak korban dapat diselamatkan,” katanya..
Editor : Tri Karyono