Pelindo Perluas Buffer Area, Antrean Truk di Tanjung Perak Ditargetkan Lebih Tertib

Reporter : Deni Noel
Pelindo membangun buffer area baru untuk menampung truk angkutan barang di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

SURABAYA,KABARHIT.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Jawa menambah fasilitas penampungan truk atau buffer area di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. Langkah ini dilakukan untuk mengurai antrean kendaraan angkutan barang sekaligus menekan praktik parkir liar di bahu jalan yang selama ini berpotensi memicu kemacetan di sekitar kawasan pelabuhan.

Fasilitas baru yang dibangun di Jalan Teluk Lampung, kawasan Perak Barat, tersebut diproyeksikan mampu menampung sekitar 50 hingga 70 unit truk. Kehadirannya akan menjadi buffer area keempat di kawasan Tanjung Perak sekaligus menambah kapasitas penampungan kendaraan logistik agar arus lalu lintas menuju terminal lebih tertib dan lancar.

Baca juga: Kapal Pesiar MS Viking Venus Bawa 865 Wisman Sandar di Pelabuhan Tanjung Perak

Sub Regional Head Jawa PT Pelabuhan Indonesia (Persero), Purwanto Wahyu Widodo, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pelindo dalam menata pergerakan kendaraan angkutan barang, khususnya truk pengangkut muatan kapal yang selama ini masih ditemukan menunggu jadwal pelayanan di bahu jalan.

“Penambahan buffer area ini merupakan langkah antisipatif kami untuk mengurangi parkir truk di bahu jalan kawasan Perak. Upaya ini juga menjadi tindak lanjut dari penertiban yang selama ini dilakukan secara berkala bersama instansi terkait. Kami ingin memastikan kendaraan angkutan barang memiliki tempat menunggu yang layak dan teratur sebelum memasuki terminal,” ujar Purwanto.

Ia menjelaskan, buffer area baru tersebut dirancang memiliki akses terintegrasi dengan jalur lalu lintas di sekitar pelabuhan. Kendaraan nantinya masuk melalui Jalan Perak Barat dan keluar melalui jalur Prapat Kurung. Skema ini diharapkan membuat pergerakan truk lebih tertib tanpa menambah beban kepadatan di jalan utama.

Pembangunan fasilitas tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tujuh hingga delapan bulan. Setelah beroperasi, buffer area Teluk Lampung akan melengkapi sejumlah lokasi penampungan yang telah tersedia sebelumnya, yakni Area Kalimas Pos 3–4, Area Kalimas Pos 5, dan Area Prapat Kurung.

Saat ini, tiga lokasi penampungan yang telah beroperasi memiliki kapasitas sekitar 250 hingga 300 unit truk secara bersamaan. Dengan penambahan fasilitas baru, total kapasitas penampungan kendaraan di kawasan Tanjung Perak diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 300 hingga 370 unit truk atau lebih, bergantung pada pengaturan dan pemanfaatan area.

Atur Antrean Truk Muatan Kapal RoRo

Baca juga: Pelindo Dorong Nelayan Kedung Cowek Olah Limbah Kerang Bernilai Ekonomi

Menurut Purwanto, penyediaan buffer area menjadi salah satu solusi untuk mengatasi meningkatnya volume kendaraan pengangkut muatan kapal, khususnya kapal roll on-roll off (RoRo). Sebelumnya, kendaraan jenis ini kerap menunggu jadwal keberangkatan kapal di bahu jalan sehingga berpotensi memicu kemacetan di sekitar pelabuhan.

Melalui fasilitas penampungan tersebut, truk diarahkan menunggu hingga jadwal open gate terminal dibuka. Dengan demikian, kendaraan baru bergerak menuju terminal sesuai informasi pelayanan yang telah ditentukan.

“Latar belakang utama penyediaan buffer area adalah meningkatnya volume kendaraan muatan kapal RoRo yang sebelumnya kerap menunggu jadwal kapal di bahu jalan dan berpotensi memicu kemacetan. Dengan adanya area penampungan, kendaraan dapat menunggu secara lebih tertib dan baru bergerak menuju terminal sesuai informasi jadwal open gate,” jelasnya.

Selain menambah fasilitas fisik, Pelindo juga memperkuat koordinasi operasional di lapangan melalui pengaturan arus kendaraan, penyampaian informasi jadwal open gate, serta koordinasi dengan para pemangku kepentingan terkait. Penguatan sistem digital untuk mendukung efisiensi dan ketertiban antrean kendaraan juga menjadi bagian dari rencana pengembangan ke depan.

Baca juga: TPS Tambah 18 Alat Bongkar Muat, Dukung Arus Peti Kemas Pelindo

Pelindo turut memasang spanduk imbauan larangan parkir truk di sepanjang jalur akses menuju Pelabuhan Tanjung Perak. Imbauan tersebut ditujukan kepada pengemudi dan pelaku usaha angkutan barang agar mematuhi ketentuan lalu lintas serta memanfaatkan fasilitas penampungan resmi yang telah disediakan.

Melalui berbagai langkah tersebut, Pelindo berharap penambahan buffer area mampu mengurangi antrean kendaraan di luar kawasan terminal, mencegah parkir liar di bahu jalan, serta menjaga kelancaran mobilitas masyarakat dan kendaraan logistik di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak.

Pelindo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan fasilitas penunjang kepelabuhanan melalui pengelolaan arus kendaraan yang lebih terintegrasi. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran rantai logistik sekaligus memperkuat peran Pelabuhan Tanjung Perak sebagai salah satu simpul utama distribusi logistik di Indonesia

Editor : Tri Karyono

PEMERINTAHAN
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru