Langkah Kecil MAKI Jatim Terbayar, Gus Dur Disematkan Gelar Pahlawan Nasional

Ketua MAKI Jatim beserta jajarannya. (Foto: makinews.com)
Ketua MAKI Jatim beserta jajarannya. (Foto: makinews.com)

SURABAYA, KABARHIT.COM – Empat tahun lalu, tepatnya 5 Maret 2021, Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur mengikrarkan dukungan agar Pemerintah RI menetapkan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional.

Ikrar itu tidak berhenti sebatas pernyataan. Secara kelembagaan, MAKI Jatim kemudian mengirim surat resmi kepada Presiden RI melalui Setneg untuk meminta agar gelar pahlawan diberikan kepada Presiden ke-4 RI tersebut.

Ketua MAKI Jatim, Heru Satriyo menyebut langkah itu mungkin terlihat kecil. Namun, bagi mereka, perjuangan ini adalah bentuk cinta masyarakat Jawa Timur kepada sosok Gus Dur yang selama hidup dikenal penuh keteladanan, sederhana, dan dekat dengan rakyat.

“Idola saya adalah Gus Dur. MAKI Jatim secara kelembagaan juga sangat mengidolakan beliau. Gus Dur adalah pemimpin yang ikhlas dan hanya ingin mengabdi untuk bangsa secara total,” kata Heru melalui keterangan tertulis diterima redaksi, Rabu (12/11/2025). 

Heru mengatakan empat tahun setelah perjuangan itu dimulai, kabar bahagia datang. Pada 6 November 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi menetapkan Gus Dur sebagai Pahlawan Nasional. 

"Penganugerahan gelar tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada keluarga Gus Dur," ujarnya. 

Bagi Heru MAKI Jatim, keputusan ini menjadi jawaban dari perjuangan panjang. Mereka menggelar sujud syukur sebagai bentuk rasa bahagia dan penghormatan atas keputusan tersebut.

“Banyak yang mungkin menganggap upaya kami sepele. Tapi 6 November 2025 akan tercatat sebagai sejarah. Langkah kecil MAKI Jatim akhirnya terwujud,” jelas Heru.

Heru menegaskan, dalam surat permohonan yang dikirim ke Presiden, seluruh 13 syarat penganugerahan Pahlawan Nasional sudah terpenuhi. 

"Karena itu, MAKI Jatim merasa lega perjuangan mereka akhirnya berbuah nyata," tutupnya.

Editor : Ipl